Liputan Cyber || Jawa Timur

Pengurus Daerah Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Wilayah Jawa Timur Periode 2025 – 2029 resmi dilantik di Gedung Kuliah Bersama 5 Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (14/2/2026).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin mewakili Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa komunikasi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang efektif.
“Jalan bisa kita bangun dengan beton, tapi kepercayaan publik hanya bisa dibangun dengan komunikasi. Itu menunjukkan bagaimana komunikasi memegang peranan utama, maka saya sampaikan terima kasih kepada ASPIKOM yang telah bersama-sama menjaga ruang komunikasi Jawa Timur.” ujarnya.
Ketua ASPIKOM Pusat, Prof. Anang Sujoko, menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu mendorong perguruan tinggi untuk menegaskan karakteristik keilmuannya masing-masing. Karakter tersebut dinilai penting agar kontribusi akademisi Ilmu Komunikasi dapat lebih terarah dan relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Seminar nasional dengan tema “Memperkuat Peran Strategis Ilmu Komunikasi dalam Peta Jalan Pembangunan Jawa Timur”
“Kami berharap ASPIKOM Jawa Timur dapat menginisiasi program yang mendorong setiap universitas menegaskan karakteristik keilmuannya. Karakteristik tersebut kemudian dipromosikan kepada pemerintah daerah, sehingga keunikan masing-masing kampus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan potensi daerah.” katanya.
Sementara itu Ketua ASPIKOM Jawa Timur Awang Dharmawan menjelaskan bahwa selama ini dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi telah banyak berkolaborasi dengan Dinas Kominfo di berbagai daerah. Melalui wadah ASPIKOM Jawa Timur, sinergi antara akademisi Ilmu Komunikasi dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan semakin kuat dan berdampak nyata bagi pembangunan.
Wakil Rektor V Universitas Muhammadiyah Malang Prof. Dr. Tri Sulistyaningsih menambahkan, kolaborasi lebih dari 40 program studi Ilmu Komunikasi dan bidang serumpun merupakan kekuatan besar yang tidak bisa dijalankan secara parsial. Sinergi lintas kampus dan lintas asosiasi dinilai menjadi kunci agar peran Ilmu Komunikasi semakin strategis dan berkelanjutan.
Kegiatan ini diikuti oleh pengurus dan anggota ASPIKOM Jawa Timur, kepala program studi Ilmu Komunikasi se-Jawa Timur, serta dosen dan mahasiswa Ilmu Komunikasi. Rangkaian acara meliputi pelantikan dan penandatanganan berita acara berdasarkan SK Ketua Umum ASPIKOM Nomor 216/ASPIKOM-KP/II/2026, penandatanganan nota kesepahaman antara ASPIKOM Jawa Timur dengan Penerbit Intrans Publishing serta seminar nasional dengan tema “Memperkuat Peran Strategis Ilmu Komunikasi dalam Peta Jalan Pembangunan Jawa Timur”. (Redaksi)

