Liputan Cyber || Surabaya

Perkara kecelakaan sepeda motor masuk kedalam galian akibat proyek pembangunan gorong-gorong tidak ada tanda-tanda di sepanjang Jalan Wonosari yang terjadi pada hari Minggu 20 September 2025 pagi, diketahui proyek milik CV. Samoka.
Dari hasil investigasi wartawan dilokasi pada Senin 21 September 2025 beberapa warga membenarkan kejadian kecelakaan sepeda motor masuk kedalam galian proyek.
“Benar mas, terjadi kecelakaan sepeda motor masuk kedalam lubang galian yang ditinggalkan usai pekerja sudah pulang,” kata salah satu warga saat ditanya wartawan.
Ketika ditanya mengenai tanda adanya galian seperti polisline disekitar galian, warga mengaku tidak ada tanda-tanda.
“Biasanya ada tanda seperti polisline, namun waktu itu memang tidak ada tanda, seperti ada yang membuka tanda tersebut,” terangnya.
Sementara itu, pada hari Rabu 24 September 2025 malam, wartawan melakukan konfirmasi pelaksana proyek CV. Samoka Doni melalui Chat Whatsapp.
Doni menjelaskan bahwa semuanya sudah ada tanda maupun rambu-rambu serta menyediakan penjagaan pengaturan jalan dari warga setempat.
“Ada rekaman CCTVnya, waktu kejadian ada semua rambu-rambunta waktu dilihat dari CCTV, ” jelas Doni selaku pelaksana proyek CV. Samoka.
Ketika dipertanyakan mengenai keterangan korban saat terjatuh tidak terdapat ada tanda maupun rambu-rambu, Doni mengelak dan meminta wartawan untuk konfirmasi ke korbankorban.
“Ini sampean konfirm ke pihak korban aja mas suruh jawab yg jujur… Disitu ada yg ngatur jalan juga mas..pagi ada orang sendiri malam ada orang sendiri..dan memperkerjakan warga setempat,” tutupnya.
Perlu diketahui, pada hati Minggu 20 September 2025, seorang wanita berkendara hendak ke pasar masuk kedalam lubang galian proyek gorong-gorong yang dikerjakan oleh CV. Samoka.
Dari keterangan korban dalam vidio, dirinya tidak melihat ada lubang lantaran tidak ada tanda. Banyak saksi bahwa tidak ada tanda ada lubang habis galian proyek.
Dalam vidio sepeda motor masih didalam juga terlihat jelas tidak ada tanda maupun rambu-rambu seperti polisline seperti yang diungkapkan oleh Doni selaku pelaksana proyek CV. Samoka. (Basori)

