Liputan Cyber || Jatim

Pimpinan Daerah `Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya Periode Kepemimpinan 2022-2027 melaksanakan Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) I. Bertema, “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Mewujudkan Kota Surabaya Berkeadilan”, kegiatan tersebut dilaksanakan di aula AR Fakhruddin lantai 4 SD Muhammadiyah 11 Surabaya.
Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Surabaya, Alifah Hikmawati menyampaikan untuk mewujudkan Indonesia berkeadilan, semua pimpinan organisasi sebagai penggerak organisasi dalam mencapai visi misi.
Terutama sebagai pelaku sejarah yang akan berkontribusi dalam memajukan Indonesia menuju negara yang berdaulat, adil, dan makmur harus mengerahkan segala upaya dan melakukan langkah-langkah strategis dan sinergis multi pihak untuk mewujudkannya.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah agar terpetakannya potensi dan kekuatan kepemimpinan Aisyiyah dalam mendinamisasi perempuan di tingkat lokal, nasional, regional, dan global untuk menggerakkan organisasi,” terangnya dalam keterangan pers, Kamis (22/5/2025).
Selain itu, sambung Alifah juga supaya terumuskannya langkah-langkah strategis organisasi dalam mendinamisasi pimpinan dan organisasi untuk memperkuat dakwah menuju Indonesia Berkeadilan.
“Dengan kegiatan tersebut juga diharapkan akan terpetakannya potensi dan strategi pengembangan amal usaha dan gerakan praksis sosial semakin kuat dan profesional dalam melaksanakan dakwah kemanusiaan mendorong Indonesia Berkeadilan,” tegasnya.
Hadir serta membuka Musypimda Aisyiyah Surabaya, Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, Rukmini berharap bisa meneruskan apa yang menjadi program PDA Surabaya mulai dari penataan, pendataan, dan pendanaan, karena organisasi itu membutuhkan sumber-sumber dana.
“Rencana ‘Aisyiyah Surabaya ingin membangun sekolah boarding school, tentunya harus kita kawal dengan sungguh-sungguh. ‘Aisyiyah Surabaya kami harapkan juga bisa menjadi barometer dari seluruh pimpinan daerah ‘Aisyiyah yang ada di Jawa Timur, karena secara geografis letaknya memang dekat dengan PWA Jatim,” imbuhnya.
Rukmini juga selalu mendoakan agar ‘Aisyiyah Surabaya senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga musyda tersebut diharapkan akan menghasilkan program-program yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya warga Kota Surabaya.
“Terakhir, kami berpesan bahwa mengelola amal usaha perlu kearifan dan kesabaran, sering-seringlah bermusyawarah walaupun daring supaya program prioritas di Surabaya bisa terlaksana dengan baik dan lancar,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, M Ridlwan menyampaikan selamat atas dilaksanakannya Musypimda ke-1 dengan tema ‘Aisyiyah berkemajuan, mencerahkan, dan wani.
“Kami dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya sangat mendukung penuh program-program ‘Aisyiyah,” ujarnya.
Terkait dengan program pendidikan, sambung Ridlwan, ‘Aisyiyah Kota Surabaya akan mendirikan ‘Aisyiyah boarding school yang ada di daerah Menganti dengan luas tanah lebih dari 3000 meter persegi.
“Ini tentunya adalah langkah awal bagi ‘Aisyiyah Surabaya untuk bisa mendirikan sekolah tinggi menengah, yang ada sekarang ini kan hanya TK,” tuturnya.
Maka dari itu, lanjut Ridlwan, pihak PDM Surabaya akan terus mendorong supaya bisa terwujud, sehingga nanti akan menjadi rujukan sekolah-sekolah Muhammadiyah.
“Kalau ingin memondokkan putrinya, bisa di ‘Aisyiyah boarding school yang ada di Menganti milik PDA Surabaya,” pungkasnya. (Redaksi)

