Liputan Cyber || Jatim

Puluhan ribu berbagai jenis bibit tanaman produktif mulai sawo, rambutan, mangga, sirsak, hingga durian sudah disiapkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ponorogo yang kini sedang disemaikan sebelum ditanam pada Oktober atau November mendatang pada gerakan penghijauan yang dicanangkan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
“Menunggu akar tanaman tumbuh pada media tanam di polybag. Penanaman di lahan kritis pada akhir tahun nanti sengaja menunggu musim hujan tiba,” kata Ervinna Nurdiyanti, Kabid Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan dan Konservasi SDA dan Lingkungan Hidup di DLH Ponorogo, dalam siaran tertuisnya, Rabu (5/2/22025).
Menurut dia, bibit tanaman itu akan disemaikan di Taman Keanekaragaman Hayati Wengker, sekitar April atau Mei, sebelum siap disalurkan untuk ditanam di lahan kritis. Namun, Ervinna mengakui 20 ribu bibit tanaman yang ada belum mampu memenuhi kebutuhan. Pihaknya bakal menggandeng BUMN maupun perusahaan swasta untuk mencukupi bibit pohon melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Ervinna juga menyampaikan di Ponorogo terdapat sekitar 15 Komunitas Pecinta Alam (KPA) yang selama ini juga ikut melakukan penghijauan secara mandiri.
“Penyaluran bibit tanaman yang sedang kami semaikan nanti akan memprioritaskan daerah yang terdapat KPA. Para aktivis KPA akan berperan sebagai local leader yang memantau pertumbuhan tanaman sampai menjadi pohon besar,” jelasnya.
Bupati Sugiri Sancoko menyerukan penghijauan tanpa henti di Ponorogo. Bahkan, Kang Bupati –sapaan Bupati Sugiri Sancoko– pasang target menanam pohon 3 juta dalam satu tahun dengan melibatkan seluruh level pemerintahan serta seluruh pelajar di semua jenjang pendidikan. (Red)

