Terduga Pelaku Curanmor Ditangkap Warga Dilepas Usai Diserahkan ke Polsek Sawahan

Liputan Cyber || Surabaya

 

Beredar di media sosial penangkapan 1 dari dua pelaku Curanmor diwilayah Jalan Arjuno Surabaya menjadi berita hangat di media sosial Facebook terutama di group E-100 Surabaya.

 

Pasalnya, Vidio aksi pencurian yang berhasil ditangkap dan diserahkan oleh warga tersebut dilepas usai diserahkan ke Polsek Sawahan dengan alasan tidak adanya unsur bukti. Sehingga pelaku dibebaskan dengan alasan di Restorative Justice.

 

Akibatnya, cuwitan-cuwitan komentar di di Facebook tersebut mendapat kekecewaan dari seluruh masyarakat dan para netizen di Kota Surabaya. Seperti yang disampaikan oleh akun facebook dengan nama Fani Putri Gunawan.

 

Akun nama Fani Putri Gunawan tersebut melontarkan kekecewaan terhadap pihak kepolisian yang telah membebaskan pelaku.

 

Adapun caption yang ditulis oleh akun Fani Putri Gunawan yang disertai video kejadian tersebut yakni, “Sudah tertangkap tapi kata polisi tidak ada unsur pidana.. apa harus motor hilang dulu baru di anggap pidana? mohon infonya donk kawan..”

 

Dari postingan tersebut, banyak mendapat komentar yang mengecam dari netizen. Bahkan, mereka tidak mempercayai kinerja polisi. Dan ternyata benar. Selang sehari terduga pelaku percobaan pencurian sudah bebas menghirup udara segar kok bisa ya?

 

Bahkan, menurut akun Fani Putri Gunawan di kolom komentar, terduga pelaku mengakui pernah masuk penjara sebanyak 2 kali dengan kasus yang sama. Tentunya, terduga pelaku patut diduga merupakan seorang residivis pelaku curanmor.

 

Namun hal berbeda disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Hafissulah Mokoginta saat ditemui awak media, Sabtu (26/11/2022) siang.

 

Perwira dengan 2 balok dipundaknya itu menyampaikan membenarkan kejadian percobaan tindak pidana pencurian tersebut. Namun, Kanit Reskrim Iptu Hafussulah beralibi pelaku dibebaskan, karena korban memaafkan sehingga dilakukan restorative justice.

 

“Itu masih percobaan tindak pidana pencurian. Jadi belum terjadi tindak pidananya dan kendaraan belum berpindah tempat,” ujarnya.

 

“Tidak ada laporan dari korban dan korban meminta untuk dilakukan restorative justice karena tidak ada barang yang hilang. Pihak keluarga korban dan pelaku sudah dipertemukan,” pungkasnya..

 

Perlu diketahui, sebelumnya, pada hari Senin 21 November 2022, terjadi dugaan pencurian yang dilakukan 2 orang pelaku di Jalan Arjuno Surabaya.

 

Dari kejadian tersebut, 1 pelaku berhasil ditangkap dan 1 pelaku lainnya berhasil kabur melarikan diri.

 

Untuk pelaku yang diketahui berinisial D yang ditangkap warga dan di serahkan ke Polsek Sawahan. Namun belum genap 24 jam, pelaku dibebaskan dengan cara Restorative Justice. (Red)

 

 

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Anggota Satlantas Polres Bangkalan Bantu Ibu Melahirkan

Ming Nov 27 , 2022
Liputan Cyber || Bangkalan, Madura Warga di Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan pada Sabtu dinihari, (26/11/2022) dihebohkan oleh dua personil Satlantas Polres Bangkalan yang dengan sigap membantu seorang ibu yang hendak melahirkan. Aipda Eko M Darmawan dan Briptu Candra Wibowo bahkan dengan cekatan langsung memberikan pelayanan yang prima dengan membawa ibu […]