Liputan Cyber || Pulau Bali

Pemberantasan judi menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Namun, ironisnya, dua kasino besar dengan omzet puluhan miliar rupiah sehari diduga masih bebas beroperasi di Pulau Bali tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum setempat.
Menurut informasi dari sumber di lapangan, dua tempat perjudian kasino tersebut berlokasi di tempat berbeda. Kasino Triple AAA berada di Jalan Bypass Ngurah Rai, tepat di sebelah Sukiyak. Sedangkan Perjudian Dindong yang terletak di sebelah Platinum, Sesetan, Denpasar, diduga dikelola oleh seseorang berinisial A.
Sementara itu, kasino lainnya bernama Kasino EC berlokasi di belakang Club Executive, Jalan Raya Imam Bonjol, Badung, Bali. Kasino ini disebut-sebut dikelola oleh seseorang berinisial C.
“Kasino-kasino tersebut telah beroperasi kurang lebih selama dua tahun dan anehnya masih tetap berjalan lancar. Pertanyaan utama adalah apakah arena tersebut memiliki izin resmi. Padahal, seperti yang diketahui masyarakat, Presiden Prabowo menggaungkan pelarangan keras terhadap segala bentuk perjudian,” ujar sumber anonim kepada kami, Kamis (5/3/2026).
“Anehnya, kasino tersebut aman-aman saja dan belum pernah ada razia sama sekali,” tambahnya.
Perlu diketahui, kasino-kasino ini diperkirakan memiliki omzet miliaran rupiah setiap harinya. Hal mengejutkan lainnya adalah sebagian besar pengunjung atau penjudi di kasino tersebut merupakan pengusaha lokal, meskipun ada juga tamu dari mancanegara. Jam operasional kasino ini dimulai dari pukul 13.00 hingga 03.00 WITA. (Team)

