Liputan Cyber || Jatim

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan madrasah asal Jawa Timur di kancah nasional. Tim siswa MTsN 1 Lumajang berhasil meraih posisi empat besar dalam kompetisi bergengsi Indonesia Aerospace Hackathon 2025 yang berlangsung di Jakarta pada 2–3 Juni.
Tim yang terdiri dari Pramarta Ehsan Jaya (kelas 7A), Meisita Kayla Diqinta (9D), dan Elmira Aliya Akhmad (7D) ini mengusung proyek inovatif berjudul “Aplikasi Planetarium360”, sebuah platform edukasi berbasis teknologi yang bisa diakses melalui perangkat desktop, mobile, dan Virtual Reality (VR). Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar interaktif mengenai tata surya, dengan tujuan mempermudah siswa dalam memahami materi sains melalui pendekatan visual dan imersif.
Dalam kesempatan terpisah, Pramarta Ehsan Jaya bertemu langsung dengan Pelaksana Harian Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur, Syaikhul Hadi, serta Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Sugiyo. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Lumajang beserta jajaran.
Keduanya memberikan apresiasi atas karya para siswa setelah mencoba langsung aplikasi Planetarium360 melalui perangkat VR. “Rasanya seperti benar-benar berada di luar angkasa,” ujar Syaikhul Hadi penuh kekaguman.
Didampingi kedua orang tuanya yang juga berperan sebagai pembimbing, Ehsan menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, kami tidak menyangka bisa masuk empat besar dari lima kategori yang dilombakan. Apalagi ini kompetisi terbuka, pesertanya bukan hanya dari madrasah, tapi juga dari berbagai perguruan tinggi seperti PENS, UI, dan UPN Veteran Jakarta,” ujarnya.
Indonesia Aerospace Hackathon 2025 merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI) untuk menampung ide-ide inovatif di bidang teknologi dan industri ruang angkasa. Para peserta diminta menyusun rencana bisnis serta melakukan presentasi ide (business pitching) yang berpotensi didanai oleh sponsor dari industri satelit.
Dari ratusan tim yang mengikuti seleksi awal, tim MTsN 1 Lumajang berhasil masuk dalam 10 besar finalis terbaik, dan akhirnya mengamankan posisi Top 4 Nasional bersama tim-tim unggulan dari perguruan tinggi ternama. Penghargaan tersebut diberikan pada puncak acara Asia Pacific Satellite Conference (APSAT) 2025 yang diselenggarakan di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 3 Juni 2025.
Siti Izul Hijjah, ibunda Ehsan sekaligus pembimbing tim, mengungkapkan kebanggaannya. Menurutnya, selain meraih prestasi, para siswa juga mendapat pengalaman berharga. “Anak-anak mendapat kesempatan untuk mempresentasikan proyeknya dalam Bahasa Inggris di hadapan peserta dari berbagai negara, serta membuka peluang mendapatkan pendanaan dari sponsor internasional, termasuk dari Amerika, Eropa, China, Kanada, dan Indonesia,” jelasnya.
Hendra Hidayat, ayah Ehsan, menambahkan bahwa tim MTsN 1 Lumajang merupakan satu-satunya wakil dari jenjang sekolah menengah yang berhasil lolos hingga tingkat nasional. Mereka juga mendapat dukungan penuh dari panitia berupa akomodasi, transportasi, serta dana pembinaan senilai Rp. 6 juta. (Red)

