Bupati Lamongan Ajak IMM Menjadi Mitra Strategis Pemkab Lamongan

Liputan Cyber || Lamongan Jatim

Dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing pada Indonesia emas mendatang, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menjadi mitra strategis dan kritis Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pembangunan Lamongan.

 

Hal tersebut dituturkan orang nomor satu di Kota Soto saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Lamongan periode 2025-2026 oleh Ketua Umum DPD IMM Jawa Timur periode 2024-2026 Devi Kurniawan di Universitas Muhammadiyah Lamongan sore ini.

 

“Menghadapi Indonesia emas pada 2045 mendatang, Pemerintah Kabupaten Lamongan sudah menyiapkan sumber daya berkualitas dan berdaya saing mulai saat ini. Karena SDM adalah investasi jangka panjang bagi pembangunan daerah ke depan,” tutur Pak Yes sapaan akrabnya.

 

Selanjutnya Pak Yes memaparkan upaya Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas ialah melalui lima belas program prioritas yang diusungnya.

 

Di antaranya ada program prioritas pendidikan terintegrasi dan gratis (Perintis), Young Entrepreneur Succes, Megpreneur, Lamongan sehat, dan masih banyak lagi.

“Salah satu komitmen kami dalam menyiapkan generasi unggul adalah memberikan fasilitasi pendidikan dan memberikan pengarahan non akademik sejak dini, agar mampu menggali potensi pemuda Lamongan,” paparnya dalam keterangan pers, Selasa (25/3/2025).

 

Bahkan, program prioritas Kabupaten Lamongan juga selaras dengan program yang dicanangkan oleh Perintah Pusat. Di antaranya adalah merealisasikan makan bergizi gratis hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

 

Menyatakan siap menjadi mitra kritis dan strategi Pemkab Lamongan dalam membangun Lamongan, Ketua Umum PC IMM Kabupaten Lamongan yang baru dilantik Alexi Candra sudah menyiapkan program kerja pada kepemimpinannya.

 

Program kerjanya dinyatakan selaras dengan visi Lamongan yakni “Menciptakan Kejayaan Lamongan yang Berkelanjutan”.Di antaranya adalah mendirikan kelas bahasa (Inggris) sebagai bekal anggota IMM setelah lulus untuk berdiaspora, kajian rutin sebagai penyeimbang antara intelektual dan moral, program politisi untuk berlatih terjun di bidang politik, dan Ipmawati mengajar sebagai dukungan dalam kegiatan belajar siswa-siswi di Lamongan. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Realisasi Program 100 Hari Kerja, Pemkab Mojokerto Jalin Kolaborasi Rehab Rumah Tidak Layak Huni

Sel Mar 25 , 2025
Liputan Cyber || Mojokerto Jatim Realisasi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto semakin getol dilaksanakan, kali ini Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra merealisasi program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni. Dengan menggandeng CSR dari para Pengembang Perumahan Kabupaten Mojokerto, kali ini rumah yang direhab tersebut adalah kediaman dari […]