Liputan Cyber || Jatim

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop UKM Jatim) menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari lebih kurang 50 orang Mahasiwa Politeknik Negeri Semarang (Polines) jurusan Administrasi Bisnis, Program Studi D4 – Administrasi Bisnis Terapan, D4 – Manajemen Bisnis Internasional, D3 – Administrasi Bisnis, dan D3 – Manajemen Pemasaran.
Rombongan mahasiswa yang dipandu oleh 2 dosen Administrasi Bisnis ini disambut oleh Sekretaris Diskop UKM Jatim, Veronica Ratih Murwani di ruang Aria Wiriaatmadja Diskop UKM Jatim.
Ratih yang mewakili Kepala Diskop UKM Jatim menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan dari Semarang dan berharap dengan kegiatan KKL ini dapat menjalin kerja sama secara lebih erat dan menambah pengetahuan serta wawasan kepada para mahasiswa khususnya terkait Koperasi dan UKM di Jawa Timur.
Ia mengatakan Koperasi dan UKM memiliki peran besar dalam perekonomian Jawa Timur dan Diskop UKM Jatim berkomitmen untuk membina Koperasi dan UKM sesuai dengan amanat yang disampaikan dalam undang-undang dan peraturan daerah.
“Kontribusi UKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terus meningkat, dari 57,81 persen pada 2022 menjadi 59,18 persen pada 2023. Untuk tahun 2024, perhitungannya masih berlangsung,” terangnya dalam laman Diskop UKM Jatim, Minggu (23/2/2025).
Saat ini, terdapat 2.581.251 UMKM yang telah terdata, dengan informasi lengkap mengenai alamat dan jenis usaha mereka di 38 kabupaten/ kota. Melihat pentingnya peran UKM dalam perekonomian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Diskop UKM telah menginisiasi berbagai Program Strategis Pemberdayaan Koperasi UKM Jawa Timur yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha kecil.
Mulai dari peningkatan kualitas kelembagaan koperasi UKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola koperasi UKM, peningkatan kualitas produk koperasi UKM, perluasan akses pemasaran produk koperasi UKM, dan penguatan akses permodalan UKM.
Selain itu, lanjut Ratih, ada Galeri Batik dan Galeri Cendera Mata yang dikelola untuk menampilkan produk UKM dari seluruh Jawa Timur tanpa dikenakan biaya sewa. Kemudian Millennial Job Center (MJC) telah dikembangkan sebagai program inovatif yang memungkinkan anak muda berbakat dipertemukan dengan para pelaku UKM yang membutuhkan keahlian mereka dalam mengembangkan pemasaran produknya.
“Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak menyampaikan bahwa generasi milenial diberdayakan dengan dihubungkan ke sektor UKM agar dapat berkontribusi dalam desain produk, pemasaran, hingga digitalisasi. Melalui berbagai program strategis ini, diharapkan UKM di Jawa Timur dapat berkembang lebih pesat, tidak hanya bertahan tetapi juga naik kelas yang sering disampaikan pak Wagub bahwa beliau ingin UKM Jawa Timur tidak hanya bertahan, tapi berkembang dan mendunia,” imbuh Ratih.
Setelah penyampaian materi, kemudian masuk ke sesi tanya jawab interaktif oleh para mahasiswa kepada pihak Diskop UKM Jatim yang dijawab langsung oleh Ratih yang didampingi oleh Kasubbag Umum dan Kepegawaian Diskop UKM Jatim, Fathan Syarif Purnama.
Dosen Pendamping sekaligus Pimpinan Rombongan, Nur Suroya mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan untuk melakukan kunjungan KKL di lingkungan Diskop UKM Jatim. Pihaknya berharap dengan kunjungan ini dapat memberikan pengetahuan serta wawasan kepada para mahasiswa khususnya menambah pengetahuan praktis mahasiswa terkait dengan materi administrasi bisnis.
“Alhamdulillah, kami dapat hadir sesuai dengan rencana kunjungan ini. Jurusan Administrasi Bisnis memiliki keterkaitan erat dengan UKM, karena banyak mahasiswa kami yang bercita-cita menjadi pengusaha. Oleh karena itu, kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mereka terkait dunia koperasi dan UMKM”, kata Nur Suroya.
Lebih lanjut Suroya menyampaikan harapan agar kerja sama antara Polteknes dan Dinas Koperasi semakin erat, termasuk dalam bentuk magang mahasiswa dan beberapa kemitraan lainnya.
“Kami telah menyerahkan rancangan MoU, yang harapannya bisa ditindaklanjuti menjadi MoA untuk memperkuat kerja sama ke depan. Selain kunjungan ini, kami berharap ada keberlanjutan dalam bentuk pertukaran kompetensi, baik untuk mahasiswa yang menyesuaikan kebutuhan dengan Dinas Koperasi Jawa Timur,” tambahnya.
Mengakhiri kegiatan pada hari ini, rombongan mahasiswa dan dosen diajak untuk berkeliling di lingkungan Diskop UKM Jatim. Mereka melihat beberapa layanan seperti galeri batik, cinderamata, makanan, minuman, serta Coworking Space KUKM. Lokasi ini berfungsi sebagai wadah bertemunya para pelaku usaha dan talent untuk melangsungkan kegiatan usaha yang saling menguntungkan di antara kedua belah pihak. (Red)

