Bersama OJK, KKN Unair Adakan Sosialisasi Anti-Judol dan Pinjol Ilegal di Kecamatan Sidayu Gresik

Liputan Cyber || Jatim

Mahasiswa Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Gerakan Anti Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal dengan berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur di Desa Randuboto Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik. Sosialisasi tersebut dikemas dengan bentuk acara Seminar yang bertajuk “Hidup Bebas Jeratan: Stop Pinjol dan Judi Online.”

 

Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai kalangan warga Desa Randuboto ini berlangsung di Aula Balai Desa Randuboto. Pemerintah desa dan PKK mendukung dan memberikan respon positif atas diadakannya kegiatan ini. Pemerintah desa dan PKK memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan mahasiswa dalam proses persiapan dan penyelenggaraannya. Dengan melibatkan beberapa elemen masyarakat, seperti PKK, perangkat desa, organisasi pemuda, serta perwakilan RT/RW. Kegiatan sosialisasi tersebut disambut baik oleh warga Desa Randuboto.

 

Kegiatan tersebut diadakan dengan mendatangkan OJK Jatim sebagai pembicara. Pemilihan OJK Jatim sebagai narasumber oleh mahasiswa Unair dianggap relevan karena sejalan dengan tugas dan kompetensi OJK untuk memberikan pengawasan kepada peyedia jasa keuangan, baik bank maupun nonbank. OJK juga memberikan pelindungan serta edukasi keuangan kepada konsumen. Kegiatan diadakan dalam bentuk seminar dengan pemaparan materi seperti tugas dan fungsi OJK, cara membedakan pinjol yang legal dan ilegal, bagaimana pinjol legal bisa membantu UMKM, ciri-ciri investasi ilegal, bahaya judi online, tips mengelola keuangan, serta bagaimana cara mewaspadai penipuan online dan kejahatan digital.

 

Ketua PKK Desa Randuboto, Inayatul Fardah, S.Pd.I. melalui siaran pers mahasiswa BBK 5 Unair, Selasa (4/2/2025) menyampaikan kekhawatirannya terhadap judol dan pinjol illegal yang per hari ini banyak menjerat masyarakat, utamanya remaja.

 

Senada, Kepala Desa Randuboto, Andhi Sulandra, S.Pd, juga mengatakan, bahaya model pinjaman-pinjaman lain, seperti pinjaman dari Koperasi Mekar. Oleh sebab itu, perlu untuk diadakan sosialisasi sebagai upaya preventif serta penanggulangan atas masalah sosial yang terjadi, khususnya di bidang ekonomi.

 

Nurul Qomariyah, salah satu peserta kegiatan, yang memberikan respon baik pada kegiatan tersebut. “kegiatan bersama OJK yang diadakan Mahasiswa Unair sangat bagus dan menambah pengetahuan saya, umumnya ibu-ibu PKK yang ada di Desa Randuboto,” ujarnya.

 

Di samping itu, antusiasme warga Desa Randuboto juga dipicu dari materi yang diberikan dan narasumber yang berkompeten “Acara ini sangat bermanfaat karena dari materi disampaikan oleh narasumber yang cakap dan memberikan informasi baru, terlebih sekarang ini marak kasus pinjol illegal di sosmed yang banyak tidak diketahui masyarakat,” tambah Ibu Ketua RT1 RW2 Desa Randuboto tersebut.

 

Dengan diadakannya kegiatan tersebut, besar harapan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat Randuboto, utamanya di bidang pemberdayaan ekonomi. Ditambah, kegiatan ini ditujukan agar dapat memberikan pemahaman yang tidak hanya secara materi namun juga secara praktis dapat diterapkan dan disebarluaskan, sehingga memberikan dampak serta menjawab permasalahan di masayarakat yang terjadi.

 

Tidak hanya itu, diadakannya kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa dengan terjun ke masyarakat untuk belajar dan berusaha menjawab permasalahan sosial yang ada dan sedang terjadi.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

BPS Jatim Catat NTP Januari 2025 Naik 1,16 Persen

Rab Feb 5 , 2025
Liputan Cyber || Jatim Sebagai salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan, besaran Nilai Tukar Petani (NTP) di Jawa Timur perlu diukur tingkatannya. Oleh karena itu, kali ini Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat, pada Januari 2025 ini Provinsi Jawa Timur […]