Kunjungi Kominfo Jatim, DPRD Bondowoso Perkuat Sinergi Transformasi Digital dan Tata Kelola Data

Liputan Cyber || Jawa Timur

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Selasa (10/2/2026), guna membahas penguatan sinergi program, pembelajaran tata kelola data, serta percepatan transformasi digital di daerah, termasuk penanganan wilayah blank spot dan peningkatan literasi digital masyarakat.

 

Sekretaris Dinas Kominfo Jawa Timur, Suharlina Kusumawardani, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, menyampaikan bahwa Diskominfo Jatim menyambut baik kunjungan DPRD Kabupaten Bondowoso sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah.

 

Menurutnya, sinergi menjadi kunci mendorong pengelolaan data yang terintegrasi serta keterbukaan informasi publik. “Kami terbuka untuk berbagi pengalaman dan mendorong sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar pelayanan informasi kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

 

Suharlina menjelaskan, Diskominfo Jatim mengampu tiga urusan utama, yakni komunikasi dan informatika, data statistik, serta persandian dan keamanan informasi. Ketiga urusan tersebut menjadi fondasi dalam pelaksanaan berbagai program transformasi digital di Jawa Timur, termasuk penguatan literasi digital, peningkatan kecakapan digital masyarakat, serta penguatan keamanan informasi pemerintahan.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso melakukan kunjungan kerja dan koordinasi ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur.

 

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso, Imam Khalid Andiwijaya, mengatakan, bahwa DPRD ingin memahami lebih jauh tata kelola data yang terbuka, akuntabel, dan mudah diakses oleh masyarakat. Ia menilai penguatan tata kelola data sangat penting agar kebijakan publik dapat disusun dan diawasi secara tepat.

 

“Kami berharap terbangun sinergi program antara Diskominfo Jatim dan Diskominfo Bondowoso, sehingga DPRD dapat mengawal dan mengawasi pelaksanaannya dengan lebih baik,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Imam Khalid juga menyoroti sejumlah program strategis Diskominfo Jatim yang menjadi perhatian DPRD Kabupaten Bondowoso. Ia menyebut Mekanisme Clearance Belanja TIK dan program Kopilaborasi sebagai dua program utama yang dinilai relevan untuk mendukung efektivitas pembangunan digital di daerah.

 

“Kopilaborasi kami nilai efektif sebagai sarana penyerapan aspirasi masyarakat secara langsung, sekaligus memperkuat transparansi dan partisipasi publik,” ujarnya.

 

Selain itu, DPRD Kabupaten Bondowoso juga mendorong optimalisasi program Satu Peta, Satu Data, CSIRT, serta Cerdas Digital sebagai bagian dari penguatan ekosistem transformasi digital di Jawa Timur. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kadis Kominfo Jatim Dorong Kolaborasi Lintas Daerah dalam Transformasi Digital Pemerintah

Rab Feb 11 , 2026
Liputan Cyber || Jaw Timur Kepala Dinas Komunikasi dan Informartika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Implementasi Pengukuran Kepuasan Pengguna Layanan Digital Pemerintah yang diselenggarakan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Republik Indonesia di Kantor Bupati Gresik, Selasa (10/2/2026).   […]