Kapolres Sumenep Jalin Silaturahmi dengan Tokoh Agama, Perkuat Sinergi Ulama dan Umara

Liputan Cyber || Surabaya

Kapolres Sumenep, AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan silaturahmi ke kediaman Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara, KHR Achmad Qusyairi Zaini, S.S., di Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, pada Jumat (6 Februari 2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antara kepolisian dan tokoh agama di daerah tersebut.

 

Silaturahmi ini dinilai strategis mengingat KHR Achmad Qusyairi Zaini merupakan salah satu tokoh muda Nahdlatul Ulama di Sumenep dan saat ini menjabat sebagai Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumenep. Pertemuan ini menjadi ruang dialog mengenai peran ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta merawat kerukunan umat beragama.

 

Dalam pertemuan tersebut, KHR Achmad Qusyairi Zaini menekankan pentingnya hubungan yang erat dan harmonis antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan ulama. Menurutnya, sinergi ulama dan umara merupakan fondasi utama bagi terciptanya tatanan masyarakat yang adil dan sejahtera.

 

“Sebaik-baiknya umara adalah mereka yang dekat dengan ulama. Ketika pemerintah dan aparat penegak hukum bersedia mendengar nasihat ulama, akan terwujud sebuah negeri yang ideal—negeri yang sejahtera, diridhai oleh Allah, dan masyarakatnya senantiasa dianugerahi ampunan,” ujar Kiai Qusyairi.

 

Sebagai Ketua FKUB Sumenep, ia juga berharap kerja sama antara kepolisian, FKUB, dan para tokoh lintas agama terus diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Saya berharap Kapolres Sumenep dapat terus bersinergi dengan FKUB dan tokoh lintas agama, sehingga Kabupaten Sumenep tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif,” katanya.

 

Pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan. Kedua tokoh membahas sejumlah isu kebangsaan dan kerukunan sosial, dengan dialog yang berlangsung cair namun tetap substansial.

 

Sementara itu, AKBP Anang Hardiyanto menegaskan komitmennya untuk terus menjalin silaturahmi dengan para tokoh agama secara berkelanjutan. Menurut dia, komunikasi yang intensif dengan ulama dan tokoh lintas agama merupakan bagian penting dari strategi kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

 

“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, FKUB, serta tokoh-tokoh lintas agama. Melalui komunikasi yang baik, kami optimistis Kabupaten Sumenep dapat terjaga dalam suasana aman, damai, harmonis, dan kondusif,” ujar Anang. (Basori)

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kasat Narkoba Polres Mojokerto Bungkam Soal Dugaan Tebusan Narkoba, Kredibilitas Polri Dipertanyakan

Jum Feb 6 , 2026
Liputan Cyber || Mojokerto Kebisuan Kasat Narkoba Polres Mojokerto, AKP Eriek Triyasworo, saat dikonfirmasi oleh wartawan pada hari Jumat, 6 Februari 2026, menimbulkan tanda tanya di kalangan publik mengenai kredibilitas kinerja Polri.   Pasalnya, konfirmasi wartawan terkait temuan dugaan tebusan pelaku narkoba jenis sabu-sabu merupakan bagian dari upaya untuk menyajikan […]