Kunjungi Dinas Kominfo, LDII Jatim Jajaki Kerjasama Literasi Digital

Liputan Cyber || Jawa Timur

DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur membuka peluang kerja sama strategis dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur dalam upaya penguatan literasi digital masyarakat.

 

Pertemuan tersebut berlangsung pada Selasa (20/1/2026) di Kantor Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari langkah awal sinergi program literasi digital antara kedua belah pihak.

 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menjelaskan Kominfo Jatim mengampu tiga urusan utama, yakni komunikasi dan informatika, data statistik, serta persandian dan keamanan informasi. Ketiga urusan tersebut menjadi dasar pelaksanaan program-program penguatan literasi dan kecakapan digital di Jawa Timur. “Ketiga urusan tersebut menjadi landasan Kominfo Jatim dalam mendorong penguatan literasi dan kecakapan digital masyarakat.” ujar Sherlita.

 

Wakil Ketua DPW LDII Jawa Timur, Wahyu Setiono, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DPP LDII dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), yang perlu diimplementasikan secara nyata hingga ke tingkat daerah. Menurutnya, sinergi dengan Dinas Kominfo Jatim menjadi kunci agar program literasi digital dapat berjalan efektif dan terarah. “Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memastikan implementasi PKS di tingkat pusat dapat berjalan optimal hingga daerah.” ujar Wahyu.

DPW LDII Jawa Timur melaksanakan kunjungan dan audiensi ke Dinas Kominfo Jawa Timur

 

Wahyu menambahkan, penguatan literasi digital tidak hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter masyarakat dalam memanfaatkan ruang digital secara bijak. Melalui kolaborasi ini, LDII berharap dapat berkontribusi aktif dalam mencetak masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Literasi digital ini penting untuk membentuk masyarakat yang cakap digital, beretika, dan bertanggung jawab dalam menggunakan ruang digital.” kata Wahyu.

 

Lebih lanjut Sherlita menuturkan, salah satu upaya yang dijalankan Kominfo Jatim adalah melalui Program Cerdas Digital. Dalam pelaksanaannya, program pertama difokuskan pada peningkatan kompetensi pendidikan vokasi bagi siswa dan mahasiswa. Program kedua menyasar siswa dan mahasiswa nonvokasi, serta guru, ASN, dan non-ASN. Adapun program ketiga dilakukan melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk pengembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).

 

“Program Cerdas Digital kami rancang untuk membangun kecakapan digital masyarakat secara komprehensif, mulai dari pelajar hingga aparatur dan masyarakat umum.” kata Sherlita.

 

Ia mengapresiasi inisiatif LDII Jawa Timur dalam membuka ruang kolaborasi penguatan literasi digital. Kominfo Jatim, lanjutnya, terbuka untuk bersinergi agar kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti melalui program-program konkret yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. “Kami terbuka untuk bersinergi agar kolaborasi ini dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk warga LDII.” ujar Sherlita. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Sepanjang 2025, Kunjungan Wisatawan ke Surabaya Tembus 25,4 Juta

Kam Jan 22 , 2026
Liputan Cyber || Jawa Timur Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat capaian positif sektor pariwisata sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2025, total kunjungan wisatawan ke Kota Pahlawan mencapai 25.487.271 kunjungan, dengan mayoritas didominasi wisatawan nusantara.   Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta […]