Liputan Cyber || Bojonegoro Jatim

Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45, Hari Jadi Provinsi Jawa Timur ke-80, serta Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke-348 , Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bojonegoro menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Balai Desa Tapelan, Kecamatan Kapas.
Gerakan Pangan Murah digelar sebagai upaya pemerintah daerah untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan, serta mendukung daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Beragam bahan pangan pokok disediakan dengan harga di bawah pasar, antara lain, beras SPHP Rp 57.500/5 kg, gula pasir curah Rp 15.500/kg, minyak goreng Fortune Rp 17.000/liter, ,minyak kita Rp 15.000/liter, bawang putih Rp 14.000/½ kg, bawang merah Rp 14.000/½ kg dan telur ayam Rp 27.000/kg.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Bojonegoro Rudianto menyampaikan, kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pangan, dan masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil, khususnya menjelang momentum hari besar daerah dan nasional,” ujarnya seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab Bojonegoro, Jumat (17/10/2025).
GPM Bojonegoro ini didukung oleh berbagai pihak, antara lain Bulog, Bellfoods, Wings Food, Refina, dan pelaku UMKM . Momentum ini sekaligus mendukung gerakan bersama menuju Bojonegoro Bahagia, Makmur, dan Membanggakan.(Red)

