Gelar Forum Kolaborasi SPBE, Kominfo Jatim Perkuat Manajemen, Helpdesk TIK, dan Aplikasi SIMP@N

Liputan Cyber || Jatim

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur kembali menggelar Forum Kolaborasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya memperkuat kapasitas perangkat daerah dalam pengelolaan SPBE. Forum ini membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari manajemen SPBE, pengembangan aplikasi Helpdesk TIK, pemanfaatan aplikasi SIMP@N, hingga evaluasi clearance anggaran SPBE tahun 2025.

 

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Diskominfo Jatim, Suharlina Kusumawardhani, ST, MT, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, di Ruang Anjasmoro, Selasa (12/8/2025). Dalam sambutannya, Suharlina menegaskan bahwa SPBE bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keniscayaan untuk meningkatkan kualitas layanan publik yang terpadu dan berorientasi pada masyarakat. Hal ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.

 

Salah satu sorotan dalam forum ini adalah pengembangan aplikasi Helpdesk TIK. Aplikasi ini dirancang sebagai garda terdepan dalam menangani kendala teknis di seluruh perangkat daerah. Dengan sistem yang terstruktur, diharapkan setiap permasalahan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat ditangani secara cepat, terukur, dan tuntas.

 

Dikatakan Suharlina, pengembangan terbaru dari aplikasi ini memungkinkan pemanfaatan hingga level bidang, bagian, dan unit kerja, sehingga dokumentasi dan penanganan masalah TIK menjadi lebih komprehensif. Para admin Helpdesk juga menjadi bagian dari pelaksana Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.4/32/013/2025 tentang Tim Tanggap Siber, Pelaksana Teknis Keamanan Informasi, dan Service Desk SPBE untuk periode 2025–2026.

 

Suharlina juga menyinggung tentang Forum aplikasi SIMP@N (Sistem Informasi Manajemen Pengetahuan), yang merupakan hasil pengembangan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang telah disosialisasikan pada 31 Juli 2025.

Sekretaris Diskominfo Jatim, Suharlina Kusumawardhani, ST, MT, mewakili Kepala Dinas Kominfo Jatim, membuka Forum Kolaborasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Anjasmoro Dinas Kominfo Jatim, Selasa (12/8/2025). Foto: dok.JNR

 

“SIMP@N bukan sekadar aplikasi, melainkan ekosistem digital untuk berbagi pengetahuan, regulasi, praktik terbaik, dan solusi implementasi SPBE,” tuturnya.

 

Melalui SIMP@N, perangkat daerah dapat saling belajar dan membangun memori institusional yang kuat dan berkelanjutan. Diskominfo Jatim mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif berkontribusi dalam membagikan pengetahuan melalui platform ini.

 

Terkahir, forum ini membahas terkait evaluasi rencana belanja SPBE tahun 2025. Evaluasi ini merupakan kelanjutan dari proses clearance anggaran SPBE yang telah dilaksanakan pada tahun 2024.

 

Sesuai amanat Perpres 95/2018, keterpaduan rencana dan anggaran menjadi kunci untuk menghindari tumpang tindih program, duplikasi aplikasi, dan pemborosan anggaran. “Kominfo Jatim menekankan pentingnya penerapan rekomendasi clearance dalam dokumen pelaksanaan anggaran tahun 2025, sebagai langkah strategis menuju efisiensi dan efektivitas layanan berbasis elektronik di Jawa Timur,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Gelapkan Emas 1,4 Kilogram, Kepala Toko di Surabaya Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Rab Agu 13 , 2025
Liputan Cyber || Surabaya Jatim Hermin (41), Kepala Toko Emas Novita di Pasar Setro, Surabaya, dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun dan 8 bulan setelah terbukti menggelapkan emas seberat 1,4 kilogram. Putusan dibacakan langsung oleh Ketua Majelis Hakim Rudito Surotomo dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (13/8/2025).   […]