Liputan Cyber || Jatim

Sebanyak 40 peserta mengikuti pelatihan Fasilitator Pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia Provinsi Jawa Timur (PMI Jatim) selama 7 hari hingga 26 Mei 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para fasilitator PMR dalam mengelola dan membina anggota PMR secara efektif, kreatif, dan berkesinambungan.
Kepala Subbidang Sumber Daya Manusia dan Relawan PMI Provinsi Jawa Timur, Hamidan Noor Firdaus menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat peran fasilitator sebagai ujung tombak pembentukan karakter dan keterampilan kemanusiaan di kalangan remaja.
“Tren belajar peserta seperti progres capaian belajarnya menunjukkan positif karena mereka disiapkan untuk menjadi fasilitator di PMR maka case to case atau kasus per kasus yang ada di unit dan termonitor oleh provinsi itu dijadikan sebagai bahan belajar, sehingga mereka mempunyai gambaran konkret dalam memfasilitasi kegiatan PMR. Hal ini dibuktikan dengan penugasan-penugasan yang tuntas,” ujarnya dalam laman PMI Jatim, Senin (26/5/2025).
Tindak lanjut dari kegiatan ini, lanjutnya, dalam rangka meningkatkan jumlah relawan muda sehingga menarik minat ikut kegiatan PMR serta saat dewasa mereka menjadi relawan PMI dan melanjutkan pelatihannya lagi di Korps Sukarela (KSR) dan Tenaga Sukarela (TSR) yang handal, kreatif, dan mampu menjadi agen perubahan positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Pembina PMR bukan hanya sebagai pengawas kegiatan saja, tetapi juga mampu memfasilitasi dan menanamkan nilai-nilai kepalangmerahan, keterampilan hidup, dan kepemimpinan bagi generasi muda. (Red)

