Pesan Rektor Unair Pada Lulusan ke-251, Pentingnya Adaptasi dan Belajar Sepanjang Hayat

Liputan Cyber || Jatim

Rektor Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berpesan pada lulusan periode ke-251 sebanyak 1753 wisudawan bahwa wisuda bukanlah akhir, melainkan gerbang menuju babak baru yang menuntut kesiapan lebih besar.

 

Prof Nasih menekankan nilai pembelajar sejati sebagai bekal utama para wisudawan dalam memasuki dunia nyata. Belajar, menurutnya, harus menjadi prinsip hidup yang dijunjung tinggi. “Euforia wisuda boleh, tapi jangan berlama-lama. Dunia kerja menanti. Tantangan ke depan akan lebih kompleks. Maka belajar sepanjang hayat adalah harga mati bagi siapa pun yang ingin bertahan dan unggul,” tuturnya, dalam rilis Unair, Senin (28/4/2025).

 

Ia juga mengutip konsep pembelajaran dalam Islam yakni ‘Belajarlah dari dalam kandungan hingga ke liang lahat.’ Sebuah seruan yang relevan bagi para lulusan untuk tidak pernah berhenti mengasah kompetensi, baik secara akademik maupun personal

 

Prof Nasih merefleksikan situasi dunia yang menurutnya sedang tidak baik-baik saja. Ia menyoroti krisis multidimensi yang terjadi di berbagai belahan dunia, mulai dari konflik Timur Tengah dan Ukraina, hingga kebijakan-kebijakan global yang berdampak langsung pada dunia akademik. “Dunia sedang tidak baik-baik saja. Bahkan independensi kampus di luar negeri pun terancam karena kebijakan politik. Maka penting bagi lulusan Unair untuk tidak hanya berilmu, tapi juga tangguh dan adaptif menghadapi dunia yang cepat berubah,” tegasnya.

 

Prof Nasih berpesan bahwa penting memiliki rasa percaya diri. Namun kepercayaan diri yang tidak diiringi dengan kesadaran untuk terus belajar justru dapat menjadi kelemahan tersembunyi. Banyak lulusan, ujarnya, merasa telah cukup pandai dan berhenti mengembangkan diri, padahal dunia kerja menuntut adaptasi dan pembelajaran tanpa henti.

 

Ia menekankan bahwa dunia pasca-wisuda akan selalu berubah dan hanya mereka yang bersedia belajar lagi dan beradaptasi yang akan tetap relevan dan unggul. “ Tetap percaya diri dan dan harus dibarengi dengan kerendahan hati serta semangat belajar yang tak pernah padam,” pesannya.

 

Sebelumnya Universitas Airlangga kembali menggelar prosesi wisuda pada Sabtu (26/4/2025) periode ke-251, bertempat di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus MERR-C Unair. Sebanyak 1.753 wisudawan dari berbagai jenjang, mulai dari diploma, sarjana, magister, hingga doktor resmi dilepas oleh Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bertemu Ikawangi Pusat, Bupati Ipuk Ajak Soliditas Bangun Banyuwangi

Sen Apr 28 , 2025
Liputan Cyber || Banyuwangi Jatim Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh anggota Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) untuk memperkuat soliditas dalam membangun kampung halaman. Kebersamaan seluruh komponen menjadi kunci penting membangun daerah di tengah efisiensi dan ekonomi global yang tidak menentu.   “Mungkin ini ‘rezeki’ saya. Di periode pertama ada Covid […]