Struktur Utang Luar Negeri Indonesia Tetap Sehat, BI Tegaskan Prinsip Kehati-hatian dalam Pengelolaan

Liputan Cyber || Jatim

Bank Indonesia (BI) memastikan bahwa struktur Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia tetap berada dalam kondisi yang sehat, didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaannya. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya pada Selasa (17/2/2025), mengungkapkan bahwa rasio ULN terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mengalami penurunan menjadi 30,4% pada triwulan IV 2024, dibandingkan dengan 31,1% pada triwulan sebelumnya.

 

Lebih lanjut, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa struktur ULN Indonesia masih didominasi oleh utang jangka panjang, yang mencapai 84,8% dari total ULN. Hal ini menunjukkan bahwa ULN Indonesia dikelola dengan baik, sehingga risiko pembiayaan dalam jangka pendek dapat diminimalkan.

 

Dalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap dalam kondisi sehat dan terkendali, Bank Indonesia bersama Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN. Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa utang luar negeri tetap memberikan manfaat optimal bagi perekonomian nasional, terutama dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

 

Selain itu, Bank Indonesia juga terus mengupayakan agar pemanfaatan ULN dapat dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin timbul, terutama yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian nasional. Dengan pendekatan yang hati-hati serta pengelolaan yang transparan dan akuntabel, diharapkan ULN tetap berperan sebagai instrumen strategis dalam mempercepat pembangunan tanpa membebani kondisi fiskal negara di masa mendatang.

 

Bank Indonesia menegaskan bahwa keberlanjutan ekonomi menjadi prioritas utama dalam pengelolaan ULN. Oleh karena itu, koordinasi yang erat antara otoritas moneter dan fiskal akan terus ditingkatkan guna menjaga keseimbangan antara pemanfaatan utang luar negeri dan upaya menjaga stabilitas ekonomi makro. Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat fundamental ekonominya serta menghadapi tantangan global dengan lebih baik. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Temui Tokoh di Jayapura, Ada Pesan Penting dari Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025

Sel Feb 18 , 2025
Liputan Cyber || Jayapura Peran tokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Papua sangatlah penting untuk menciptakan Papua yang aman dan damai.   Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2025, Kombes. Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., melakukan tatap muka dengan para tokoh agama, akademisi, adat, hingga intelektual di Kota […]