Liputan Cyber || Jatim

Lukman Sugiharto Wijaya (Gus Lukman) resmi menjabat sebagai Ketua Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia (PPKHI) Mojokerto Raya pertama.
Dalam keterangan tertulis, Senin (10/1/2025), pelantikan yang dilakukan Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PPKHI, Dheky Wijaya ini dirangkai dengan seminar hukum bertema “Dinamika dan Tantangan Profesi Advokat dalam Bidang Litigasi dan Non-Litigasi”.
Gus Lukman menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara ini dengan lancar dan sukses. dihadiri wakil bupati terpilih, hakim Pengadilan Negeri, pejabat Polresta, pejabat Pemkot, pejabat Kampus Unimas, pengurus KONI kota, ketua KADIN, pengurus HIMPI kota serta akademisi/ praktisi hukum di wilayah Mojokerto Raya.
Ia menegaskan, bahwa momentum ini menjadi penanda hadirnya PPKHI di Mojokerto Raya dengan program kerja prioritas yaitu melakukan konsolidasi dan mempersatukan advokat dan calon advokat dalam amanah memberikan bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Momentum ini menandai bahwa PPKHI telah ada dan lahir di Mojokerto Raya, Jawa Timur, tugasnya memberikan advokasi, bantuan hukum kepada masyarakat utamanya yang sedang atau akan mengalami perkara,” jelasnya.
Tak hanya itu, Gus Lukman menekankan bahwa masyarakat yang kurang mampu bisa mendapatkan bantuan hukum secara gratis dari PPKHI Mojokerto Raya. “Masyarakat yang tidak mampu atau miskin, PPKHI Mojokerto Raya akan memberikan bantuan secara gratis. Di antaranya perkara-perkara yang sering dialami adalah sengketa di hukum perdata ataupun masalah pidana yang ada di kepolisian, yang itu kemudian masuk di meja hijau di pengadilan,” paparnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya penyuluhan hukum guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hukum.“Harapan dan tantangan ke depan tentunya hukum ini sangat dinamis. Banyak hal yang perlu kita lakukan, kita akan adakan penyuluhan Gerakan Kesadaran Hukum bersama pemerintah kota dan kabupaten Mojokerto,” tuturnya.
Gus Lukman juga menegaskan komitmen PPKHI Mojokerto Raya untuk mendukung program pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menjaga ketertiban dan keamanan melalui berbagai inisiatif hukum.
“Kami siap mendukung program pemerintah dan aparat penegak hukum dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat, melalui penyuluhan hukum, bantuan advokasi hukum. Tidak terbatas juga pada pendidikan khusus profesi advokat, ujian profesi advokat, bersama Fakultas Hukum Universitas Mayjend Sungkono, dan bersama dengan Fakultas Hukum Universitas KH. Abdul Chalim Pacet,” imbuhnya.
Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat menciptakan iklim hukum yang kondusif bagi perkembangan perekonomian dan investasi di Mojokerto Raya. “Jadi ini adalah harapan sekaligus program kerja kami, ke depan kita berharap Mojokerto Raya kondusif untuk perkembangan perekonomian dan investasi sehingga menghantarkan masyarakatnya bisa lebih adil dan maju lagi,” tambahnya.
Selain itu, Gus Lukman menegaskan bahwa PPKHI akan berperan dalam mencetak advokat-advokat baru dari kampus-kampus hukum. “PPKHI mempunyai tugas untuk bersama-sama dengan para sarjana hukum dari Unimas atau UAC, Pacet ini membantu menjadi advokat yang nantinya bisa disumpah di Pengadilan Tinggi Surabaya dan bisa bersama-sama untuk mengabdikan diri sebagai penegak hukum selaku advokat,” pungkasnya. (Red)

