Komisi E DPRD Jatim Harap Tenaga Medis Disiagakan saat Mudik Lebaran 2026

Liputan Cyber || Jawa Timur

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Hari Yulianto, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur menyiagakan tenaga medis di berbagai titik strategis selama arus mudik dan balik Lebaran.

 

“Dinas Kesehatan perlu memastikan dokter dan perawat siaga di posko-posko kesehatan selama arus mudik dan balik Lebaran agar pemudik yang membutuhkan pertolongan dapat segera ditangani,” kata Anggota Komisi E DPRD Jatim ini, Kamis (12/3/2026).

 

Menurut Hari, peningkatan mobilitas masyarakat setiap musim mudik kerap diikuti berbagai potensi gangguan kesehatan, mulai dari kelelahan perjalanan, kecelakaan lalu lintas hingga kondisi medis darurat lainnya.

 

Ia menuturkan, kesiapan tenaga medis perlu difokuskan di jalur-jalur utama mudik serta titik simpul transportasi seperti terminal, stasiun, pelabuhan dan rest area yang diperkirakan menjadi lokasi dengan mobilitas pemudik cukup tinggi.

 

Hari menilai keberadaan tenaga kesehatan di lapangan sangat penting untuk memberikan pertolongan pertama bagi pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.

 

Selain menyiapkan tenaga medis, anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim ini juga mendorong pemerintah daerah melengkapi fasilitas pendukung di posko kesehatan, seperti ambulans, obat-obatan serta sarana pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

 

“Pelayanan kesehatan harus benar-benar siap, terutama di titik yang menjadi jalur padat pemudik. Jangan sampai saat terjadi kondisi darurat justru tidak ada tenaga medis yang tersedia,” ujarnya.

 

Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor antara Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta instansi terkait lainnya agar pelayanan kesehatan selama masa mudik Lebaran dapat berjalan optimal.

 

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan bahwa provinsi tersebut diproyeksikan menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional pada Lebaran tahun ini. Diperkirakan sekitar 24,9 juta orang atau sekitar 17,3 persen dari total pemudik nasional akan masuk ke wilayah Jawa Timur selama periode mudik Lebaran. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Waspadai Scam dan Investasi Bodong, Kominfo Jatim Perkuat Literasi Digital Lewat Cerdig Jilid XIII

Jum Mar 13 , 2026
Liputan Cyber || Jawa Timur Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital seperti scam, phishing, hingga investasi bodong yang marak terjadi di ruang siber.   Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Cerdig – Cerdas Digital Beruang Siber […]