Liputan Cyber || Jatim

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menjadi salah satu tamu podcast Cangkru’an (Bincang Edukasi, dan Literasi Keuangan) edisi kesepuluh yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jawa Timur (OJK Jatim), Selasa (24/6/2025). Pada momen itu, Ia mendorong supaya masyarakat semangat dalam belajar literasi keuangan digital.
“Perkembangan teknologi di satu sisi memang membawa banyak kemudahan untuk kita, namun di sisi lain ada dampak negatifnya yang apabila kita tidak aware, tidak peduli, dan tidak mempelajarinya. Oleh karena itu, tetap semangat untuk belajar literasi keuangan maupun literasi digital untuk keamanan diri kita masing-masing,” ujar Sherlita.
Lebih lanjut, Ia menerangkan, pihaknya merasa senang karena diundang dan dapat berkesempatan hadir sebagai salah satu narasumber dalam podcast Cangkru’an edisi kesepuluh milik OJK Jatim.
“Berdasarkan data, di Jawa Timur saat ini terdapat 81,79 persen atau hampir 82 persen masyarakatnya sudah menggunakan internet. Itu merupakan hal yang bagus, namun di sisi lain kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan ternasuk terhadap bahayanya pinjol, judol maupun investasi bodong,” terang Sherlita.
Karena Diskominfo Jatim merupakan salah satu anggota dari Tim SATGAS Pasti atau Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal, maka Sherlita menyatakan, pihaknya melalui OJK Jatim memiliki kegiatan bersama yang memperbarui informasi dan mengambil tindakan untuk menangani kasus-kasus keuangan.
“Sehingga apapun kami memang harus bersinergi menindak lanjuti bersama,” ujar Sherlita.

Seluruh narasumber dalam podcast cangkru’an saat sesi foto bersama, Selasa (24/6/2025). Foto : Ghufron / JNR
Ia menilai, internet itu adalah sesuatu yang memang aangat membantu dalam kehidupan sehari-hari, namun dalam perkembangannya perlu diwaspadai. “Apalagi adanya kemunculan AI, kita perlu diwaspadai,” kata Sherlita.
Bersama Tim SATGAS Pasti, Sherlita menuturkan, pihaknya memiliki program kegiatan yang bernama CERDIG atau Cerdas Digital. Kegiatan ini mengacu pada edukasi terhadap masyarakat dari berbagai kalangan agar cakap berdigital.
Dengan hal itu, Ia berharap, masyarakat semakin bisa menggunakan teknologi digital khususnya melalukan aktivitas keuangan lewat platform digital. “Literasi digital perlu dimasifkan kepada masyarakat. Untuk menjaga keamanan data, kita perlu juga memunculkan kesadaran dan kewaspadaan pada masyarakat supaya mengubah password atau kata sandi dengan lebih aman,” imbau Sherlita.
Diketahui, podcast yang disiarkan dari Lt.4, Kantor OJK Jatim Surabaya kali ini bertajuk ‘Digital Tapi Aman : Tips Anti-Scam Buat Hidup Lebih Tenang’, dapat dilihat di instagram OJK Jatim. Adapun moderatornya adalah Shima Perwira. Podcast Cangkru’an OJK Jatim ini, mulai melakukan siaran sejak Januari 2025 lalu. Dengan tujuan memberi edukasi kepada masyarakat terkait literasi keuangan.
Selain Kadiskominfo Jatim Sherlita, narasumber lain yang diundang di podcast Cangkru’an OJK Jatim ini ialah, Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Pusat Rudy Agus Purnomo Raharjo, dan Panit Subdit III Ditres Siber Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Timur Iptu Adam Tri. (Red)

