Pemkab Bojonegoro Tingkatkan Layanan Pencegahan Perkawinan Anak

Liputan Cyber || Bojonegoro Jatim

Pemkab Bojonegoro dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bojonegoro terus bersinergi meningkatkan layanan pencegahan dan penanganan perkawinan anak dengan melakukan koordinasi untuk kolaborasi di Creative Room gedung Pemkab Bojonegoro.

 

Banyak dampak yang ditimbulkan dikarenakan pernikahan anak seperti resiko kematian ibu dan bayi, kasus stunting, putus sekolah, kemiskinan antar generasi dan rendahnya kualitas hidup anak.

 

Perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bojonegoro, Yuseriza A Leksana mengungkapkan bahwa perkawinan anak merupakan tantangan besar dalam pembangunan pemberdayaan manusia. Menjadi tanggungjawab bersama untuk memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang sehat, aman dan mendukung masa depannya melalui sistem ramah anak.

 

“Bappeda siap memfasilitasi dan intregasi program kebijakan yang mendukung pencegahan perkawinan anak ke dalam perencanaan pembangunan daerah,” ujarnya, seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab bojonegoro, Rabu (28/5/2025).

 

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Jawa Timur, Nelly Asnifati menambahkan bahwa anak-anak masih kurang ter-edukasi mengenai dampak pernikahan anak, sehingga membutuhkan layanan untuk pencegahan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Bupati Bojonegoro Ajak Semua Pihak Bantu Siapkan Lulusan SMK Masuk Dunia Kerj

Kam Mei 29 , 2025
Liputan Cyber || Bojonegoro Jatim Pada kegiatan bimbingan bagi siswa/siswi SMK dan bimtek aplikasi siapkerja di Pendopo Malowopati, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu menyiapkan lulusan SMK sederajat untuk masuk dunia kerja, sehingga, angka pengangguran akan turun.   “Langkah kesiapan itu diantaranya berupa informasi lowongan kerja, […]