Liputan Cyber || Jember Jatim
Palang Merah Remaja (PMR) MADYA SMPN 9 Jember menggelar Bakti Sosial di sekitar Jl.Kutai No.169, Sumber Beringin, Karangrejo, Kec.sumbersari, Kabupaten Jember,Jawa Timur. Kegiatan ini di pelopori oleh puluhan anggota PMR yang merupakan siswi-siswi SMPN 9 JEMBER.
Mereka memberi nama kegiatan ini “BAKSIL” singkatan dari Bakti Sosial. “Kegiatan yang mengusung tema “Menuju Berkah di Bulan Ramadhan Yang Suci,” tutur Ketua PMR MADYA SMPN 9 Jember, Hafizah dalam laman Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim, Selasa (25/3/2025).
Hal Ini merupakan keinginan para anggota PMR untuk mencari berkah di Bulan Suci Ramadan 1446 H serta memberikan rasa kepedulian kepada sesama dalam prinsip kemanusiaan.
Kegiatan ini dimulai sejak siang hari hingga menjelang waktu berbuka dan diawali dengan briefing untuk membagi tugas dan kelompok. Mereka kemudian memulai tugas juga arahan yang telah di berikan. Mulai dari membersihkan Lab IPA, mengepel, menyapu, serta mempersiapkan takjil guna dibagi-bagikan.
“Total 50 takjil dibagikan. Sasaran dari kegiatan ini adalah tukang becak, pejalan kaki dan pengguna jalan yang berlalu lalang. Puluhan siswi-siswi yang terlibat dalam aksi ini turut antusias dan aktif saat berkegiatan,” imbuh Haidar Al Rafif Fasilator PMI.
Mereka sangat bahagia dan senang dengan adanya kegiatan ini yang menjadi ajang mengimplementasikan materi – materi kemanusiaan. Alih – alih melelahkan, ini justru menyenangkan. Itulah yang dirasakan para siswa dalam Baksil kali ini. Mencoba hal baru untuk menjadi yang terbaik menjadi ungkapan yang pas untuk para anggota PMR yang berani menginisiasi dan mempelopori penyelenggaraan PMR Madya SMPN 9 Jember Bersama SMPN 9 Jember.
Besar harapan, aktivitas sosial seperti ini banyak muncul dan menjamur di berbagai kalangan, sebagai saranan pendidikan yang berkarakter sejak dini terutama di kalangan pelajar dan pemuda untuk mengimplementasikan nilai–nilai kemanusiaan.
“Melihat maraknya budaya hedonisme, pamer dan apatis yang mulai merebak di beberapa kalangan masyarakat, yang bisa di bilang merusak identitas budaya bangsa kita,” ungkap Bayu Ardi Setyawan pembina PMR SMPN 9 Jember.
Menurut dia, sejatinya Indonesia adalah bangsa yang penuh kebersamaan,kasih sayang,dan peduli satu sama lain, menerapkan asas Pancasila dan menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dalam kehidupan berkebangsaan.
“Maka dari itu sudah sepatutnya bentuk-bentuk kegiatan yang bersifat gotong– royong ini menjadi salah satu pondasi untuk saling menguatkan nilai–nilai ke manusia antar sesame,” pungkasnya. (Redaksi)