Kepala SPEMMA 2024-2028 Dilantik, Siap Jalankan Amanah

Liputan Cyber || Jatim

Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya menggelar pelantikan kepala SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (SPEMMA) dengan masa jabatan 2024-2028.

 

Mengutip rilis dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, Selasa (17/12/2024), Surat Keputusan Kepala Sekolah dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya yang dibacakan oleh Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya, Sugeng Purwanto, memutuskan bahwa Misbach Noehruddin sebagai Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya masa jabatan 2024-2028.

 

Sebagai kepala sekolah terpilih, Misbach Noehruddin menyatakan banyak program-program yang akan dilaksanakan, tentunya bersinergi antara pihak sekolah, guru, dengan jajaran PCM Ngagel serta PDM Surabaya.

 

“Dalam waktu dekat ini banyak sekali kegiatan, untuk bulan Desember 2024 ada super camp untuk anak-anak tahfidz, kemudian lomba-lomba robotik, panahan. Kemudian, bulan Januari dan Februari 2025 kita persiapkan untuk overseas ke Jepang, Malaysia, dan Singapura,” imbuhnya.

 

Lebih lanjut Misbach Noehruddin menambahkan, di bulan Januari 2025 juga akan ada kunjungan pertukaran pelajar dari Busan Korea dalam waktu dekat ini.

 

“Alhamdulillah, sampai saat ini ustadz/ustadzah Spemma sudah kompak, bekerjanya juga sudah maksimal, tinggal dipertahankan dalam kegiatan-kegiatan seperti arahan bapak pimpinan, kalau ada yang salah jangan disalahkan, namun dibenarkan. Tentunya pembenaran dengan pembinaan yang baik,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua PDM Surabaya, Muhammad Jemadi MA, dalam sambutannya menyampaikan, hari ini adalah momentum penting dalam perjalanan SMP Muhammadiyah 5 Kota Surabaya.

 

“Kita menyaksikan pergantian kepemimpinan, yang bukan sekadar seremonial, tetapi juga merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat kebersamaan,” tuturnya.

 

Kepada Kepala Sekolah yang terpilih, Pak Je sapaan akrabnya mengucapkan selamat atas amanah mulia ini. Jabatan adalah bentuk kepercayaan sekaligus ujian dari Allah SWT.

 

“Bersyukurlah atas kesempatan ini, namun ingatlah bahwa syukur itu bukan hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan,” ujar pak Je.

 

Lebih lanjut Pak Je menyampaikan, syukur harus diwujudkan dengan beberapa hal. Pertama, menjaga kekompakan tim di lingkungan sekolah, baik dengan guru, karyawan, maupun seluruh elemen sekolah.

Kedua, merangkul semua teman sejawat, termasuk mereka yang sebelumnya juga mencalonkan diri, agar bersama-sama membesarkan SMP Muhammadiyah 5 menjadi lebih maju dan bermartabat.

 

Ketiga, selalu berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan sunnah makbullah, serta senantiasa menjadikan pedoman dari Pimpinan Persyarikatan Muhammadiyah sebagai arah kebijakan dalam memimpin sekolah ini.

 

Keempat, menjunjung tinggi prinsip “adab di atas ilmu”. Akhlak mulia adalah pondasi kepemimpinan sejati, karena ilmu tanpa adab hanya akan membawa kehancuran.

 

“Ingatlah juga untuk menjaga hubungan yang baik dengan Persyarikatan. Jangan mudah menyebarkan informasi yang tidak perlu kepada pihak lain, sebab menjaga amanah adalah bagian dari integritas seorang pemimpin,” pesan Pak Je. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Laporan UNESCO tentang Kondisi Pekerja Media Ditolak, Kedubes Rusia Sampaikan Apresiasi ke PPWI

Rab Des 18 , 2024
Liputan Cyber || Jakarta Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mr. Sergei Tolchenov, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada organisasi Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) atas dukungan yang diberikan kepada organisasi Persatuan Wartawan Rusia (Russia Union of Journalists) dalam penyampaian protes atas draft laporan Direktur Jenderal UNESCO (The United Nations Educational, […]