Liputan Cyber || Surabaya
Sepak terjang dalam menjalankan tugas Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak tidak diragukan lagi. Pasalnya, tidak perlu lama mendalami penyelidikan perkara kasus penganiayaan yang terjadi terhadap LA (30 tahun) di Bulak Banteng Tanjung, pelaku akhirnya berhasil ditangkap.
Seperti yang diungkapkan Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto pada hari Jum’at 15 November 2024 sore kepada wartawan.
Pelaku yang diketahui berinisial AG (52 tahun) berhasil ditangkap petugas Unit Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Penangkapan sendiri dipimpin langsung Ipda Mustofah dan ditangkap saat melarikan diri didaerah Cikarang Selatan, Bekasi, Jawa Barat.
“Pelaku merupakan suami siri korban dan saat kejadian, korban sedang diantar pulang temannya dari warkop tempatnya bekerja pada tanggal 10 November 2024 lalu,” kata Kasi Humas Iptu Suroto kepada wartawan.
Pelaku yang sedang menunggu di rumah, lanjutnya, melihat korban diantar seorang laki-laki, langsung menyerang karena cemburu. Sehingga teman korban melarikan diri.
“Lantaran tidak berhasil menyerang teman laki-laki korban, pelaku melampiaskan kekesalannya dengan memukul punggung dan tangan korban serta memotong rambut korban menggunakan pisau yang dibawanya,” ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, tersangka melarikan diri. Sementara korban melaporkan kejadian ini ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Unit Jatanras menyelidiki kejadian tersebut, dengan memeriksa korban pada 10 November ini. Polisi selanjutnya menangkap tersangka di Cikarang Selatan, Jawa Barat, Jumat (15/11/2024) dini hari.
“Hasil penyidikan, penganiayaan ini dilakukan karena ia cemburu. Tersangka dan korban sudah pisah selama 15 hari. Tersangka kembali.ke Cikarang kemudian melihat postingan medsos foto korban dengan pria lain. “Tersangka cemburu dan datang dari Cikarang ke Surabaya,” ungkapnya. (Basori)