Gema Persaudaraan di Tanah Rantau: Catatan Halal Bi Halal dan Pelantikan IKA UNRI Jabodetabek

Liputan Cyber || Tangerang, Banten

Aroma berbalas pantun khas Melayu seolah menembus ruang dan waktu, membawa ingatan kolektif 300-an orang kembali ke tepian Sungai Siak dan kampus kebanggaan di Bumi Lancang Kuning, Universitas Riau Pekanbaru. Di tengah hiruk-pikuk megapolitan Jakarta, sebuah perhelatan akbar bertajuk Halal Bi Halal Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau (IKA UNRI) Jabodetabek dan Sekitarnya digelar dengan penuh khidmat pada hari Minggu, 26 April 2026. Acara yang mengusung tema besar “Stronger Together, Together Stronger” ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, melainkan sebuah tonggak sejarah baru bagi para alumni yang merantau di jantung ibu kota.

 

Sejak pukul 11.00 WIB, suasana hangat di tempat acara di The Radiant Center, Ciputat, Tangerang, Banten, itu mulai terasa. Alumni dari berbagai fakultas dan lintas generasi, mulai dari senior yang telah malang melintang di dunia profesional hingga lulusan muda, berkumpul menjadi satu. Puncak acara seremonial ditandai dengan Pelantikan Pengurus IKA UNRI Jabodetabek periode 2026-2030. Agustaviano Sofjan secara resmi dilantik sebagai Ketua IKA UNRI Jabodetabek bersama jajaran pengurusnya oleh Ketua Umum IKA UNRI Pusat, Wan Muhammad Hasyim.

 

Dalam sambutannya, Agustaviano Sofjan menekankan pentingnya sinergi antar-alumni di tanah rantau. “Amanah ini adalah jembatan bagi kita semua untuk saling menguatkan. Dengan semangat Stronger Together, kita ingin IKA UNRI Jabodetabek menjadi rumah yang inklusif bagi seluruh alumni untuk berkarya dan berkontribusi, baik bagi sesama alumni maupun untuk kemajuan almamater kita tercinta,” ujar Agustaviano Sofjan.

 

Kemeriahan acara ini semakin terasa dengan kehadiran tokoh-tokoh penting universitas dan alumni senior. Rektor UNRI, Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si, hadir langsung bersama Wakil Rektor II, Yuana Nurulita, S.Si., M.Si., Ph.D.; dan Wakil Rektor III, Prof. Dr. Hermandra, S.Pd., MA, serta jajaran pimpinan universitas lainnya. Kehadirannya membawa pesan optimisme tentang perkembangan terkini Universitas Riau yang terus bertransformasi menuju universitas berkelas dunia.

 

“Melihat kekompakan alumni di Jabodetabek hari ini, saya merasa bangga. Alumni adalah wajah dari Universitas Riau di masyarakat. Dukungan dan jaringan yang bapak dan ibu bangun di Jakarta sangat krusial untuk membantu adik-adik mahasiswa kita dalam menyongsong dunia kerja dan memperkuat ekosistem akademik kita,” ungkap Prof. Dr. Sri Indarti.

 

Ketua Umum IKA UNRI Pusat, Wan Muhammad Hasyim, atau yang akrab disapa Suhu Wan, turut memaparkan program-program strategis pusat yang akan disinergikan dengan pengurus wilayah. Ia menekankan bahwa kekuatan alumni terletak pada data dan kolaborasi ekonomi.

 

“Kita harus memastikan bahwa data alumni kita terintegrasi sehingga potensi ekonomi dan profesionalisme antar-alumni bisa kita maksimalkan. Mari kita buktikan bahwa alumni UNRI bisa mewarnai kebijakan nasional dari Jakarta ini,” tegas Wan Muhammad Hasyim.

 

Kehadiran sosok Edwin, alumni Angkatan 1975, memberikan warna tersendiri. Sebagai perwakilan dari angkatan tertua yang hadir bersama istri, Bang Edwin menjadi simbol keteguhan rasa cinta terhadap almamater. Meski telah puluhan tahun meninggalkan bangku kuliah, semangatnya tidak pudar.

 

“Melihat wajah-wajah muda di sini mengingatkan saya pada masa-masa perjuangan di kampus dulu. Pesan saya untuk adik-adik, jangan pernah lupakan akar kita. Di manapun kalian berpijak, kibarkan bendera UNRI dengan prestasi,” tutur Bang Edwin dengan nada haru.

 

Di sela-sela acara, sebuah momen istimewa terjadi ketika Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, yang hadir bersama istrinya Winarsih Lalengke, membagikan souvenir khusus. Souvenir tersebut berupa Kalender Spesial bertajuk “PPWI GO TO UNITED NATIONS 2026”. Kalender ini bukan sembarang kalender; di dalamnya terekam jejak diplomasi Wilson Lalengke di Markas Besar PBB, New York, pada 8 Oktober 2025, saat ia menyuarakan pembelaan terhadap hak asasi warga Sahrawi.

 

Sebagai sesama alumni FKIP Universitas Riau, Wilson memberikan souvenir tersebut secara langsung kepada Rektor, Wakil Rektor, serta pimpinan IKA UNRI. “Jurnalisme dan advokasi kemanusiaan adalah jalan yang saya pilih untuk mengabdi. Melalui kalender ini, saya ingin berbagi semangat kepada rekan-rekan alumni bahwa lulusan UNRI mampu berbicara di kancah internasional dan memberikan dampak nyata bagi isu kemanusiaan global,” kata Wilson Lalengke saat menyerahkan souvenir tersebut.

 

Acara juga dihiasi dengan kehadiran tokoh-tokoh berpengaruh lainnya seperti Djonieri (OJK), Setri Yasra (Tempo), Rahmad Hidayat (Krakatau Chandra Energi), dan Vendra Wasnury (Subaga Group), yang menunjukkan betapa kuatnya jaringan alumni UNRI di berbagai sektor strategis nasional.

 

Setelah prosesi formal dan pemaparan program selesai, suasana beralih menjadi santai dengan makan siang bersama yang kental dengan nuansa kekeluargaan. Hiburan musik membuat para alumni tak segan untuk bernyanyi bersama, mengenang masa-masa indah di Pekanbaru. Puncaknya, acara ditutup dengan pembagian door prize yang sangat dinantikan.

 

Salah satu pemenang door prize utama tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Saya benar-benar tidak menyangka. Datang ke sini niatnya hanya untuk bertemu kawan lama dan silaturahmi, tapi ternyata pulang membawa hadiah dan kebahagiaan ganda. Acara ini benar-benar luar biasa hangatnya,” ujar Julian Caisar, alumnus Program Studi PPKN Fakultas Keguaruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau angkatan tahun 2005.

 

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 16.00 WIB ini berjalan dengan sangat lancar dan penuh kehangatan. Melalui perhelatan ini, IKA UNRI Jabodetabek telah membuktikan bahwa jarak geografis dari almamater bukanlah penghalang untuk tetap solid. Sebagaimana tema yang diusung, para alumni Universitas Riau hari ini pulang dengan keyakinan baru: bahwa mereka memang lebih kuat saat bersama, dan bersama-sama, mereka akan melangkah lebih kuat menuju masa depan. (TIM/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *