Mitigasi Potensi Korupsi, Pemkot Blitar Gelar Bimtek Manajemen Risiko untuk Jajaran OPD

Liputan Cyber || Jatim

Pemerintah Kota Blitar serius menangani potensi korupsi di tatanan pemerintahan, termasuk di lingkup organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satu upayanya yakni dengan menggelar Bimbingan Teknis Manajemen Risiko Korupsi di Ruang Sasana Praja, Kantor Wali Kota Blitar.

 

Wali Kota Blitar, Santoso, melalui laman resminya, Rabu (5/2/2025), mengatakan, acara tersebut diinisiasi Inspektorat Daerah Kota Blitar dengan menghadirkan narasumber kredibel dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Pihaknya berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memerangi potensi korupsi.

 

Pemkot Blitar mengundang BPKP sebagai tindak lanjut atas penunjukan Kota Blitar menjadi tiga daerah di Indonesia yang akan mengikuti pembentukan percontohan kota/kabupaten antikorupsi. Menurutnya, penunjukkan ini mengacu capai MCP KPK dengan 98,97%, hasil Survey Penilaian Integritas (SPI) 2024 dengan capaian 77,1%, dan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 14 kali berturut-turut.

 

“Itu paling tidak di antara indikator yang ditetapkan, kenapa Kota Blitar dipilih sebagai kota percontohan antikorupsi,” jelas Walikota Santoso.

 

Terpisah, Inspektur Daerah Kota Blitar, Ratih Dewi Indarti mengungkapkan, Bimbingan Teknis Manajemen Risiko Korupsi ini adalah salah satu pengendalian mitigasi pencegahan risiko terjadinya korupsi. Tujuannya supaya ASN di Pemkot Blitar mengetahui pemicu terjadinya korupsi. Sehingga penyelenggaraan pemerintahan menjadi lebih yang baik.

 

“Pagi ini kami datangkan narasumber dari BPKP yang ekspert ya, yang sudah pengalaman di bidangnya, terutama di fraud risk manajemen atau manajemen risiko kecurangan,” papar Ratih.

 

Adapun dua narasumber dari BPKP Perwakilan Provinsi Jatim antara lain Madia Ardianto dan Untung Julianto Hadi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Dari Limbah Jadi Cuan, D’Belel Kota Blitar Sulap Seragam Bekas Jadi Produk Fashion Kekinian

Kam Feb 6 , 2025
Liputan Cyber || Jatim Limbah pakaian memanglah salah satu sampah lingkungan yang tidak bisa dihindari. Dampak yang dihasilkan pun cukup mengkhawatirkan. Mulai dari tercemarnya tanah, air, hingga emisi karbon.   Namun nyatanya persoalan tersebut, melahirkan ide yang solutif, unik, dan kekinian bagi seorang Ardhiana Malrasari. Karena berkat kreativitasnya, Ia bisa […]