Sel. Okt 20th, 2020

Liputan Cyber – Dinas Kominfo Jatim

Wakil Walikota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo secara resmi dilantik menjadi Walikota Pasuruan untuk sisa jabatan 2016 – 2021 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Senin (21/09/2020).

Mantan Wakil Walikota Pasuruan yang akrab disapa Teno ini, menggantikan posisi Setiyono, yang sebelumnya dinonaktifkan menjadi Walikota Pasuruan seusai ditetapkan sebagai tersangka suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Gubernur Khofifah Indar Parawansa ditemui usai pelantikan mengatakan, salah satu tugas yang harus dijalankan oleh Walikota Pasuruan pasca dilantik, ada proses penyampaian RAPBD 2021 (Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

“Seluruh program-program strategis untuk pengembangan Kota Pasuruan tentu tetap serangkai dalam program-program yang akan dibahas bersama DPRD Kota Pasuruan,” ujarnya.

Meskipun masa jabatan yang diemban sampai dengan Februari 2021 atau sekitar lima bulan saja, Khofifah berpesan agar Teno tetap menyiapkan bagaimana kemajuan dan kesejahteraan di Kota Pasuruan akan bisa digambarkan di dalam program yang akan dibahas RAPBD 2021 bersama DPRD Kota Pasuruan.

“Salah satu revisinya ada arah ke sosial yang didalamnya tercantum reformasi sistem kesehatan nasional, berarti Provinsi juga demikian, di Kota Pasuruan juga demikian,” tuturnya.

Ia menambahkan, Gubernur Jawa Timur Khofifah juga telah mendatangani pengajuan surat dari Walikota Pasuruan Raharto Teno untuk melakukan Cuti sebagai walikota Pasuruan. Dimana Walikota Pasuruan ini akan maju menjadi Calon Walikota Pasuruan untuk periode berikutnya.

“Tanggal 26 besok itu kan sudah mulai cuti, beliau juga sudah mengajukan surat cuti diluar tanggungan negara, dan saya juga sudah menandatangani surat cuti diluar tanggungan negara,” ujarnya.

Teno mengajukan cuti, lantaran menjadi salah satu peserta pada Pilkada 2020 atau Pilwali Pasuruan tahun 2020. Dan prosesnya akan berlangsung sampai hari H pencoblosan. Hingga kemudian, kembali mengemban amanat sebagai Walikota sampai 17 Februari 2020.

“Karena beliau juga mengikuti kontestasi Pilwali pada 9 Desember yang akan datang. Jadi, beliau akan cuti selama 71 hari sampai dengan tanggal 5 Desember,” pungkasnya. ( Moh Sumbri )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *