{"id":28822,"date":"2026-02-09T01:38:59","date_gmt":"2026-02-09T01:38:59","guid":{"rendered":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=28822"},"modified":"2026-02-09T01:38:59","modified_gmt":"2026-02-09T01:38:59","slug":"pesan-menkomdigi-di-hpn-kepercayaan-publik-tak-boleh-kalah-oleh-algoritma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=28822","title":{"rendered":"Pesan Menkomdigi di HPN : Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah oleh Algoritma"},"content":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jawa Timur<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-28823\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/lo1drl44s8ocwcc4ks8kg-640x360.webp\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/lo1drl44s8ocwcc4ks8kg-640x360.webp 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2026\/02\/lo1drl44s8ocwcc4ks8kg.webp 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah, ekosistem pers, dan platform digital adalah kunci untuk menjawab tantangan era transformasi digital, termasuk disinformasi dan dampak kecerdasan artifisial (AI).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Menkomdigi pada Konvensi Nasional Media Massa bertema \u201cPers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik\u201d sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, Minggu (8\/2\/2026).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201dPemanfaatan kecerdasan artifisial dalam praktik jurnalistik harus tetap menjadikan kepentingan publik sebagai kompas utama,\u201d kata Menkomdigi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Meutya mengingatkan, di tengah derasnya arus konten digital dan meningkatnya disinformasi, pers tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik demi kecepatan, algoritma, atau efisiensi teknologi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menkomdigi menekankan bahwa di tengah kompleksitas tantangan baru, peran pers justru semakin krusial sebagai penjaga integritas informasi dan ruang publik yang sehat. \u201cDalam gelombang transformasi digital dan AI, kehadiran pers yang kredibel dan independen bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan dasar demokrasi,\u201d ujar Meutya Hafid.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Dewan Pers, ungkap Menkomdigi, telah merumuskan berbagai kebijakan dan panduan untuk merespons ancaman disinformasi, disrupsi teknologi AI, krisis kepercayaan publik, dan masa depan jurnalisme.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kebijakan itu menekankan pada perlindungan konten, etika penggunaan AI, dan keabsahan berita. Antara lain, regulasi AI dan Panduan Etika yang dirilis Dewan Pers lewat Peraturan Dewan Pers Nomor 1 Tahun 2025 tentang panduan penggunaan AI dalam karya jurnalistik.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Peraturan itu menegaskan bahwa AI tidak boleh menggantikan jurnalis manusia, melainkan hanya sebagai alat bantu, dengan jurnalis sebagai pengendali utama untuk menjamin akurasi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>tanggung jawab platform secara proporsional, dan pada akhirnya mewujudkan ruang digital Indonesia yang semakin aman bagi seluruh masyarakat, inklusif bagi anak-anak, dan menghormati privasi data pribadi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cPers yang sehat melahirkan publik yang cerdas, publik yang cerdas memperkuat ekonomi yang berdaulat, dan ekonomi yang berdaulat membuat bangsa makin kuat,\u201d pungkasnya.(tim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jawa Timur Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa kolaborasi strategis antara pemerintah, ekosistem pers, dan platform digital adalah kunci untuk menjawab tantangan era transformasi digital, termasuk disinformasi dan dampak kecerdasan artifisial (AI). &nbsp; Hal itu disampaikan Menkomdigi pada Konvensi Nasional Media Massa bertema \u201cPers, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":28823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83,78,84,1185],"tags":[],"class_list":["post-28822","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jawa-timur","category-kemenkominfo","category-kominfo-prov-jawa-timur","category-news-trending"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28822"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28824,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28822\/revisions\/28824"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}