{"id":24934,"date":"2025-06-23T11:55:42","date_gmt":"2025-06-23T11:55:42","guid":{"rendered":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=24934"},"modified":"2025-06-23T11:55:42","modified_gmt":"2025-06-23T11:55:42","slug":"hari-bhayangkara-ke-79-tahun-oknum-polisi-di-surabaya-peras-mahasiswa-hingga-jutaan-rupiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=24934","title":{"rendered":"Hari Bhayangkara ke 79 Tahun, Oknum Polisi di Surabaya Peras Mahasiswa Hingga Jutaan Rupiah"},"content":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Surabaya<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24935\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0083-640x1138.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"1138\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0083-640x1138.jpg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0083-864x1536.jpg 864w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0083.jpg 900w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>\u200eCitra Polri kembali tercoreng jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Seorang oknum polisi aktif yang berdinas di Surabaya dilaporkan melakukan pemerasan terhadap sepasang anak muda di Sidoarjo. Pelaku berdalih sedang menjalankan operasi gabungan, lalu meminta uang tunai hingga Rp 7 juta kepada korban dengan gaya seolah \u201cdamai di tempat\u201d.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eKorban adalah Kirana Vanessya, 23 tahun, mahasiswi tingkat akhir yang tinggal di Tambak Sumur, Sidoarjo, dan temannya Rayhan, 23 tahun. Keduanya mengalami insiden pemerasan yang diduga dilakukan oleh oknum berseragam polisi pada Kamis (19\/6) sekitar pukul 22.00 WIB usai menghadiri kondangan di daerah Krian, Sidoarjo.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eMenurut pengakuan ayah korban, Djumadi, 60 tahun, kejadian bermula saat Vanessya dan Rayhan keluar dari exit tol Tambak Sumur di kawasan Sidoarjo. Di sana, mereka bersenggolan dengan seorang ibu pengendara motor.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cSi ibu itu sempat masuk ke jalur mereka dari kiri, sudah sein kanan mau putar balik tapi gak jadi dan langsung belok ke kiri. Mobil anak saya nabrak pelan dari samping. Gak ada yang luka, sudah saling minta maaf, dan masalah selesai,\u201d ujar Djumadi.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eSetelah itu, Vanessya dan Rayhan menghentikan mobil sebentar di bawah tol untuk mengecek kondisi mobil. Ada sedikit lecet. Keduanya kemudian masuk mobil lagi. Di sinilah kejadian berubah.<\/p>\n<p>\u200e<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24936\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-640x853.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-640x853.jpg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-1280x1707.jpg 1280w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-1024x1365.jpg 1024w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-1536x2048.jpg 1536w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0082-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>\u200e\u201cTiba-tiba ada dua orang naik motor datang. Satu pakai seragam polisi, satu pakai baju sipil. Mereka menghentikan mobil dan bilang ini bagian dari operasi gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan wartawan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eOknum itu lalu menuding mereka berbuat sesuatu yang di luar norma saat di dalam mobil padahal mereka baru saja berhenti untuk mengecek kondisi mobil. Tanpa alasan jelas, si polisi langsung meminta kendali kendaraan dan menyuruh Rayhan berpindah ke kursi penumpang. Sementara Vanessya diminta duduk di belakang.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cKatanya mau dibawa ke Polda Jatim untuk klarifikasi. Tapi malah diputar-putar di Surabaya, tanpa tujuan jelas. Mobil dibawa muter-muter, dan mulai muncul permintaan uang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eSaat dalam mobil, oknum itu mulai bicara dengan kalimat-kalimat negosiasi.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cDia bilang, \u2018biar sama-sama enak\u2019, \u2018biar saya usahakan\u2019, \u2018biar gampang\u2019, dan akhirnya bilang butuh uang Rp 7\u201310 juta. Tapi anak saya gak bawa uang segitu,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eSetelah mengakui hanya ada uang Rp 650 ribu, akhirnya mobil diarahkan ke Indomaret Drive Thru dekat Excelso A. Yani. Di sana, Vanessya diminta tarik tunai semua isi ATM milik Rayhan dan menyerahkan pada oknum polisi tersebut.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eNamun, permintaan tidak berhenti di situ. Oknum itu mengambil kartu ATM mereka, dan meminta sisa uang disiapkan besoknya pukul 17.00 WIB.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cAnak saya dilarang buka HP, katanya \u2018hargai saya\u2019. Bahkan waktu bilang mau kabari orang tuanya, malah disentak,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>\u200e<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-24937\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-640x853.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"853\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-640x853.jpg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-1280x1707.jpg 1280w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-1024x1365.jpg 1024w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-1536x2048.jpg 1536w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/IMG-20250623-WA0080-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>\u200eBahkan oknum itu sempat menyarankan agar korban meminjam uang lewat pinjol atau paylater. \u201cDisuruh cari pinjaman online biar cepat. Ini udah bukan aparat lagi, ini pemalak berseragam,\u201d urainya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eNamun insting Vanessya muncul, saat duduk di jok belakang, ia sempat diam-diam memotret wajah dan seragam si polisi. Setelah kejadian, foto dan video itu dikirim ke orang tuanya. Dari situlah identitas si oknum bisa dilacak.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cDia nggak mau kasih nomor HP, juga gak mau ditransfer. Katanya uang itu buat cabut laporan. Waktu ditawari antar ke Polda malah bilang, \u2018jangan, gak enak sama teman-teman saya\u2019,\u201d tutur Vanessya, dikutip dari pengakuan ke orang tuanya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eSekitar pukul 00.00 WIB, setelah memegang uang dan kartu ATM, oknum itu turun sendiri dari mobil.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200ePihak keluarga langsung bergerak. Berbekal foto dan video saat korban bersama si oknum, mereka melaporkan kasus ini ke institusi terkait.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cSudah kami laporkan ke bagian Propam. Kami minta agar oknum ini diproses hukum, tidak bisa dibiarkan karena ini mencoreng institusi,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eDari upaya penyelidikan mandiri yang dilakukan oleh sang Ayah, kurang dari 24 jam identitas oknum tersebut terungkap.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200e\u201cTeman-teman jaringan saya di Kepolisian secara gamblang memberikan identitas oknum tersebut serta tempat dinasnya,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>\u200e<\/p>\n<p>\u200eBerdasarkan informasi tersebut kemudian terungkap bahwa pelaku bernama Bripka H yang memang masih bertugas di wilayah Surabaya. (Basori)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Surabaya \u200eCitra Polri kembali tercoreng jelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Seorang oknum polisi aktif yang berdinas di Surabaya dilaporkan melakukan pemerasan terhadap sepasang anak muda di Sidoarjo. Pelaku berdalih sedang menjalankan operasi gabungan, lalu meminta uang tunai hingga Rp 7 juta kepada korban dengan gaya seolah \u201cdamai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24935,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,15],"tags":[],"class_list":["post-24934","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-polda-jatim","category-polri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24934","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24934"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24934\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24938,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24934\/revisions\/24938"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24935"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24934"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24934"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24934"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}