{"id":20251,"date":"2025-02-18T23:35:24","date_gmt":"2025-02-18T23:35:24","guid":{"rendered":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=20251"},"modified":"2025-02-18T23:35:24","modified_gmt":"2025-02-18T23:35:24","slug":"motivasi-para-seniman-pameran-bertajuk-spirit-25-digelar-upt-taman-budaya-jawa-timur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=20251","title":{"rendered":"Motivasi para Seniman, Pameran Bertajuk &#8216;Spirit 25&#8217; Digelar UPT Taman Budaya Jawa Timur"},"content":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jatim<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-20253\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-640x360.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-640x360.jpg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-1280x720.jpg 1280w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570043-2048x1153.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Berangkat dari tujuan untuk memotivasi dan menginspirasi para pelukis maupun perupa di tahun 2025 ini, sebuah pameran bertajuk &#8216;Spirit 25&#8217; diadakan oleh komunitas Gerakan Perupa Antar Kota (Geprak) selama satu minggu dari 15 hingga 21 Februari 2025. Pameran yang diadakan di Galeri Prabangkara, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya itu diikuti sejumlah 32 pelukis dari berbagai kota di Jawa Timur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dari 32 pelukis yang turut serta dalam memajang karyanya di pameran tersebut, masing-masing pelukis mengeluarkan maksimal dua karya, sehingga ada sekitar 46 karya yang dipamerkan. Seluruh karya lukisan tersebut dipajang bukan hanya untuk dipamerkan namun juga dijual bagi pengunjung yang ingin mengoleksi karya pelukis dari komunitas Geprak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala Seksi Penyajian UPT Taman Budaya Jawa Timur, Hario Widyoseno, menyampaikan, alasan pemilihan lokasi pameran diadakan di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur Surabaya, adalah karena tempat tersebut merupakan wujud dukungan dari Pemprov Jatim melalui UPT Taman Budaya Jawa Timur kepada komunitas seniman seperti Komunitas Geprak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kami dari Taman Budaya Jawa Timur memberikan fasilitas untuk teman-teman perupa, utamanya yang dari Jawa Timur, untuk unjuk karyanya mereka di Galeri Prabangkara. Jadi, kalau kami dari Disbudpar Provinsi Jawa Timur, ingin memberikan apresiasi kepada teman-teman perupa yang masih aktif berkarya, bentuknya ya pameran ini,&#8221; jelas Hario, Selasa (18\/2\/2025).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Hario menerangkan, bahwa karya lukisan dalam pameran ini telah melalui proses akurasi atau pemilihan terlebih dahulu untuk dipajang. &#8220;Kalau lukisannya ini memang sudah lukisan pilihan, kalau dipamerkan di Galeri Prabangkara ini, memang harus dipilih yang benar-benar karya yang terbaik dari para perupa-perupa itu,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Bagi para seniman atau komunitas yang ingin memamerkan dan memajang karyanya di Galeri Prabangkara, Hario mengungkapkan, persyaratan yang harus dipenuhi adalah yang penting ada karya yang akan ditunjukkan, dan karyanya itu memenuhi syarat dari para kurator di UPT Taman Budaya Jawa Timur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Artinya secara kualitas juga baik, kemudian pen-display-nya juga ditata yang baik. Supaya pengunjung pameran itu juga tahu kalau karya-karya ini juga karya-karya yang berkualitas,&#8221; ungkap Hario.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan begitu, Hario berharap masyarakat ada keinginan untuk mengunjungi pameran dan melihat, karya dari para seniman yang ada di Jawa Timur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Setidaknya mengapresiasilah. Syukur-syukur kalau mau memberikan apresiasi yang lebih. Artinya membeli, mengkoleksi dan sebagainya, itu mungkin lebih membantu ke teman-teman perupa,&#8221; harap Hario.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Motivasi Seniman Melalui Pameran<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-20252\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570044-640x360.jpg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"360\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570044-640x360.jpg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/1000570044.jpg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Ketua Komunitas Geprak, Muit Arsa di Galeri Prabangkara, UPT Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Foto : Vivin<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, sebagai penyelenggara pameran Ketua Komunitas Geprak, Muit Arsa mengatakan, tujuan dari pameran &#8216;Spirit 25&#8217; ini adalah untuk memotivasi, dan menginspirasi teman-teman seniman, maupun masyarakat luas supaya semangat untuk berkarya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Jadi kalau di tahun 2025 ini, kita harus tetap optimis, tetap berkarya. Dan mudah-mudahan akan mendapatkan hasil yang maksimal dari segala upaya yang kita lakukan. Jadi ini yang berpameran ada sekitar 32 pelukis dari berbagai kota di Jawa Timur. Satu pelukis maksimal dua karya sehingga jumlahnya ada sekitar 46 karya,&#8221; papar Muit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Agar dapat memotivasi para seniman, Muit menuturkan, seluruh pelukis yang turut memajang karyanya dalam pameran ini dibebaskan akan mengeluarkan karya lukisan dengan aliran apapun.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Alirannya beragam, jadi ada yang realis, ekspresionis, ada dekoratif, abstrak, naturalis. Ya macam-macam lah, hampir semua aliran ada di sini. Pameran ini pun disiapkan sekitar satu bulan,&#8221; tutur Muit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ia membeberkan, selain untuk dipamerkan karya lukis dalam pameran ini juga dijual. Sehingga Ia mengajak, apabila ada pecinta seni yang ingin hadir, datang untuk mengapresiasi, bahkan mengoleksi, silahkan hadir di Galeri Prabangkara Surabaya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Ini rata-rata harganya mulai dari 3 juta hingga 15 juta. Untuk ukuran kanvas karya lukisan yang diikutsertakan, memang ketentuannya supaya tidak terlalu kecil ya.<\/p>\n<p>Ketentuannya minimal 50 cm, maksimalnya bisa sampai 1,5 meter,&#8221; beber Muit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Adapun para pelukis yang ikut serta memajang karyanya dalam pameran ini, Muit menjelaskan, mereka adalah para seniman yang memang sudah senior dan memiliki jam terbang yang sudah panjang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Namun, tetap kita juga tidak menutup untuk pelukis-pelukis yang baru dalam menjajaki dunia seni rupa. Ada juga yang baru, yang masih belia juga ada. Tapi tetap saja kita ada seleksi, sehingga karya-karya yang dipamerkan memang karya-karya yang layak dipamerkan,&#8221; jelas Muit.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Muit berharap, semoga pameran ini bisa memotivasi, dan menginspirasi teman-teman perupa di luar sana. Dan harapan terbesarnya adalah untuk pengembangan dan kemajuan seni rupa di Jawa Timur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Mudah-mudahan, pameran ini bisa menginspirasi teman-teman pelukis untuk terus berkarya dan tetap semangat melakukan kegiatan-kegiatan seni rupa seperti yang kami lakukan,&#8221; harapnya. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jatim Berangkat dari tujuan untuk memotivasi dan menginspirasi para pelukis maupun perupa di tahun 2025 ini, sebuah pameran bertajuk &#8216;Spirit 25&#8217; diadakan oleh komunitas Gerakan Perupa Antar Kota (Geprak) selama satu minggu dari 15 hingga 21 Februari 2025. Pameran yang diadakan di Galeri Prabangkara, Unit Pelaksana Teknis [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":20253,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83,78,84,1185],"tags":[],"class_list":["post-20251","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jawa-timur","category-kemenkominfo","category-kominfo-prov-jawa-timur","category-news-trending"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20251","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20251"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20251\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20254,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20251\/revisions\/20254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20253"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20251"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20251"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20251"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}