{"id":18621,"date":"2025-01-17T14:10:41","date_gmt":"2025-01-17T14:10:41","guid":{"rendered":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=18621"},"modified":"2025-01-17T14:10:41","modified_gmt":"2025-01-17T14:10:41","slug":"kajati-jatim-menyetujui-8-perkara-diterapkan-keadilan-restoratif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=18621","title":{"rendered":"Kajati Jatim Menyetujui 8 Perkara Diterapkan Keadilan Restoratif"},"content":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jatim<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-18623\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-1-640x289.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"289\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-1-640x289.jpeg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-1.jpeg 1002w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Kajati Jatim Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., memimpin ekspose mandiri 8 perkara yang diajukan untuk dihentikan penuntutannya berdasarkan Keadilan Restoratif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dikutip dari laman resmi Kejati Jatim, Jumat (17\/1\/2025), penghentian penuntutan berdasar Keadilan Restoratif dalam rangka melaksanakan penegakan hukum yang berorientasi pada konsep atau pendekatan Keadilan Restoratif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui siaran virtual, kegiatan itu dihadiri oleh Wakajati, Aspidum, Koordinator dan para Kasi pada Bidang Pidum Kejati Jatim bersama-sama dengan Kajari Surabaya, Kajari Tanjungperak, Kajari Jombang, Kajari Lamongan, Kajari Nganjuk dan Kajari Ngawi.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>8 perkara tersebut terdiri dari 7 perkara orharda dan 1 perkara penyalahgunaan narkotika. 7 perkara orharda terdiri dari 1 perkara tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang memenuhi ketentuan Pasal 363 ayat (1) KUHP yang diajukan oleh Kejari Nganjuk. 3 perkara tindak pidana penganiayan yang memenuhi ketentuan Pasal 351 ayat (1) KUHP yang diajukan oleh Kejari Tanjung Perak (2 perkara) dan Kejari Jombang (1 perkara).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>2 perkara tindak pidana penipuan yang memenuhi ketentuan pasal 378 KUHP atau 372 KUHP yang diajukan oleh Kejari Surabaya dan Kejari Tanjung Perak. 1 perkara laka lantas yang memenuhi ketentuan pasal 310 ayat (1) Undang-undang RI No. 22 Tahun 2009 (Lalu lintas dan Angkutan Jalan) yang diajukan oleh Kejari Lamongan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dan 1 perkara penyalahgunaan narkotika yang memenuhi ketentuan Pasal 111 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Atau Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika (Tindak Pidana Narkotika) tang diajukan oleh Kejari Ngawi.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-18622\" src=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-2-640x526.jpeg\" alt=\"\" width=\"640\" height=\"526\" srcset=\"https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-2-640x526.jpeg 640w, https:\/\/liputancyber.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/WhatsApp-Image-2025-01-17-at-10.38.51-2.jpeg 800w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/p>\n<p>Kajati Jatim Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., memimpin ekspose mandiri 8 perkara yang diajukan untuk dihentikan penuntutannya berdasarkan Keadilan Restoratif. Kamis (16\/1).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Penyelesaian perkara pidana melalui mekanisme penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif menjadi bukti bahwa negara melalui penegak hukumnya hadir memberikan humanisme dalam penegakan hukum dalam rangka menciptakan rasa keadilan di tengah-tengah masyarakat.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui kebijakan restorative justice, diharapkan tidak ada lagi masyarakat bawah yang tercederai oleh rasa ketidakadilan. &#8220;Meskipun demikian, perlu juga untuk digarisbawahi bahwa keadilan restoratif bukan berarti memberikan ruang pengampunan bagi pelaku pidana untuk mengulangi kesalahan serupa,&#8221; ujar Kajati Jatim Mia Amiati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk itu, permohonan pengajuan Penghentian Penuntutan berdasarkan Keadilan Restoratif tersebut harus memenuhi syarat sebagaimana diatur di dalam Perja No 15 Tahun 2020.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Perja tersebut mempunyai beberapa poin terdiri dari Pertama, tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana yang ancaman pidananya tidak lebih dari 5 tahun penjara. Kedua, telah ada kesepakatan perdamaian antara korban dan tersangka. Ketiga, hak korban telah dipulihkan kembali serta masyarakat merespons positif.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Keempat, khusus untuk perkara penyalahgunaan barkotika, penghentian penuntutan harus mempertimbangkan bahwa tersangka hanya sebagai penyalahguna narkoba untuk dirinya sendiri (end-user). Dan tersangka tidak berperan sebagai produsen, bandar, pengedar dan kurir terkait jaringan gelap narkotika. (Red)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Liputan Cyber || Jatim Kajati Jatim Prof. (HCUA) Dr. Mia Amiati, S.H., M.H., CMA., CSSL., memimpin ekspose mandiri 8 perkara yang diajukan untuk dihentikan penuntutannya berdasarkan Keadilan Restoratif. &nbsp; &nbsp; Dikutip dari laman resmi Kejati Jatim, Jumat (17\/1\/2025), penghentian penuntutan berdasar Keadilan Restoratif dalam rangka melaksanakan penegakan hukum yang berorientasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18623,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[83,78,84,1185],"tags":[],"class_list":["post-18621","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jawa-timur","category-kemenkominfo","category-kominfo-prov-jawa-timur","category-news-trending"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18621","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18621"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18621\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18624,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18621\/revisions\/18624"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18623"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18621"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18621"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18621"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}