{"id":15749,"date":"2024-05-30T07:05:07","date_gmt":"2024-05-30T07:05:07","guid":{"rendered":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=15749"},"modified":"2024-05-30T07:05:07","modified_gmt":"2024-05-30T07:05:07","slug":"belum-dibayar-lunas-penjual-kue-keliling-jadi-korban-jual-beli-tanah-di-bogorami-surabaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/liputancyber.com\/?p=15749","title":{"rendered":"Belum Dibayar Lunas, Penjual Kue Keliling Jadi Korban Jual Beli Tanah di Bogorami Surabaya"},"content":{"rendered":"<p>Surabaya, Jawa Timur<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Chusnul Chotimah (43), menjual sebidang lahan seluas 30 meter persegi di Jalan Bogorami 5B No 1 kepada Mulyono. Namun, penjual kue keliling itu mengaku tidak menerima pembayaran lunas atas jual beli tanah. Selama hampir 3 tahun, dia hanya dibayar secara diangsur.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Menurut ibu tiga orang anak itu, perolehan tanah tersebut didapat dari hibah orang tuanya yang bernama Suwito. Hal itu berdasarkan surat pernyataan hibah hak sebidang tanah yasan, 25 September 2012.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tanah saya ukurannya 5 x 6 meter. Dari ayah saya, Suwito,&#8221; tutur Chusnul kepada awak jurnalis, Rabu (29\/05\/2024).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kebenaran perolehan lahan milik Chusnul itu dikuatkan juga dalam Kutipan Register Letter C Kepala Kelurahan Bulak dengan nomer penetapan huruf No 10642 dari hibah nomer 7830 atas nama Suwito. Dan dilimpahkan kepada Mulyono dengan nomer penetapan 12829, tanggal 25\/8\/2020.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Tahun 2020, saya menjual tanah saya kepada Pak Mul (panggilan Mulyono). Harganya Rp175 juta. Perantaranya Pak Muchlas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat terjadi transaksi, sambung Chusnul, dia mengaku mengetahui harga jual sebesar Rp185 juta. Awal dirinya menerima pembayaran sebesar Rp25 juta. &#8220;Sisanya dicicil hingga total kekurangan pembayarannya lebih kurang Rp50 juta an,&#8221; imbuh dia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Chusnul lalu menjelaskan proses jual beli itu dituangkan dalam perikatan jual beli dan kuasa di Notaris\u00a0Dadang Koesboediwijtaksono. Dia menyampaikan, hanya diminta datang dan tanda tangan oleh Mulyono.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya datang sendiri tanpa suami. Kemudian ada Pak Mul sama Pak Mucas. Saya itu datang, tanda tangan lalu pulang. Ga dikasih salinan surat (IJB) yang saya tanda tangani itu,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Chusnul mengaku dirinya selalu harus meminta terlebih dahulu kepada Mulyono terkait pembayaran. &#8220;Saya harus minta-minta dulu uang pembayaran tanah itu&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Lantaran tak kunjung melunasi dan hanya diangsur, Chusnul akhirnya membuat pengaduan ke Polrestabes Surabaya, pada 21 Agustus 2023.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Saya ke Polrestabes buat pengaduan. Setelah itu saya didatangi sama Pak Mul dan teman-temannya. Kemudian disuruh mencabut pengaduan. Janjinya mau dibayar lunas. Tetapi sampai saat ini tidak ada pembayaran. Sekarang saya tinggal di kos,&#8221; beber Chusnul.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sementara itu, terkait kondisi lahan miliknya sekarang, Chusnul mengatakan sudah dibangun 3 rumah. Dan sudah terjual pula. &#8220;Jadi 3 rumah dan terjual semua. Per rumahnya harganya Rp250 juta,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Terpisah, Mulyono saat dikonfirmasi terkait dengan jual beli tanah di Bogorame dengan Chusnul langsung membenarkan. Dia juga mengaku tanah tersebut sudah menjadi hak miliknya. &#8220;Benar sudah pak, kenapa pak,&#8221; kata Mulyono.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sedangkan terkait apakah sudah terjadi balik nama atas namanya lahan milik Chusnul, lagi-lagi Mulyono membenarkan. &#8220;Iya pak,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Saat disinggung apakah dirinya sudah membayar lunas kepada Chusnul dan adanya pembangunan dan penjualan tanah yang diduga belum lunas itu, Mulyono tidak menanggapi hingga berita ini diunggah. (Arifin)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Surabaya, Jawa Timur &nbsp; Chusnul Chotimah (43), menjual sebidang lahan seluas 30 meter persegi di Jalan Bogorami 5B No 1 kepada Mulyono. Namun, penjual kue keliling itu mengaku tidak menerima pembayaran lunas atas jual beli tanah. Selama hampir 3 tahun, dia hanya dibayar secara diangsur. &nbsp; Menurut ibu tiga orang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":15750,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-15749","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15749","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=15749"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15749\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15751,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/15749\/revisions\/15751"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/15750"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=15749"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=15749"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/liputancyber.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=15749"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}