Jaringan JAD, Kapolri Sebut Pelaku Pernah Ngebom di Filipina

IMG-20210329-WA0067

Liputan Cyber – Jakarta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau lokasi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Minggu (28/03/2021) kemarin.

Kapolri menyebut, pelaku bom bunuh diri yang tewas sebanyak dua orang tersebut terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. “Pelaku yang meninggal dunia ada 2 orang, yakni laki-laki dan perempuan,” katanya.

Mantan Kabareskrim Polri ini mengungkapkan, inisial pelaku berjenis kelamin laki-laki adalah L. Sementara untuk pelaku perempuan masih diidentifikasi. “Pelaku merupakan bagian dari kelompok JAD, yang pernah melakukan pengeboman di Jolo, Filipina,” ungkap Sigit.

Dia pun meminta masyarakat agar tenang dan tidak panik paska teror bom bunuh diri. Masyarakat, menurutnya, diminta tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. “Kami TNI-Polri akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat,” katanya.

Mantan Kapolda Banten ini menyampaikan terima kasih atas keberanian seorang satpam Gereja yang menahan pelaku agar tak masuk ke dalam gereja. “Kami merasa prihatin, sekarang sedang dirawat di rumah sakit Polri karena lukanya, dan semoga lekas sembuh,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri dan Panglima menyempatkan diri menengok korban ledakan bom di RS Polri Makassar. Kapolri menyampaikan, bahwa ada dua orang yang sudah selesai menjalani operasi. “Kondisi korban sudah sadar dan bisa diajak bicara,” tutupnya. ( Humas / Mulyono )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1

About us

Leverage agile frameworks to provide a robust synopsis for high level overviews. Iterative approaches to corporate strategy foster collaborative thinking to further the overall value proposition. Organically grow the holistic world view of disruptive innovation via workplace diversity and empowerment.


CONTACT US

CALL US ANYTIME


Lewat ke baris perkakas