Ajakan Tidak Ragu dan Takut Vaksinasi Covid-19 Terus Dilakukan Kapolres Bangkalan

IMG-20210303-WA0121

Liputan Cyber – Bangkalan

Kepala Kepolisian Resort Kabupaten Bangkalan AKBP Didik Hariyanto, S.I.K., terus mengajak semua masyarakat, khususnya warga yang ada di Kabupaten Bangkalan agar tidak ragu dan takut terhadap vaksinasi Covid-19 yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Ditegaskannya, bahwa vaksin Covid-19 yang saat ini disuntikkan ke OPD dan jajaran TNI-Polri di seluruh Indonesia ini telah teruji dan tersertifikasi oleh BPOM dan diakui telah mendapat label halal dari MUI.

“Vaksin ini sudah teruji dan halal. Presiden Jokowi pun juga sudah menjadi orang pertama yang di vaksin, dan kita lihat beliau sampai hari ini masih baik-baik saja. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu dan takut. Semua harus di vaksin, kecuali yang komorbid, ibu hamil, sudah pernah terkonfirmasi positif covid-19 dan lansia. Karena ditunda proses vaksinasinya,” tutur Perwira Kelahiran Bojonegoro ini, pada hari Rabu (03/03/2021).

Sementara itu, menyikapi beredarnya video salah satu Polwan di Pasuruan yang takut vaksinasi Covid-19 hingga menjerit histeris saat akan dilakukan penyuntikan oleh petugas medis, Mantan Kapolres Pacitan itu mengungkapkan, jika yang bersangkutan sebenarnya takut terhadap jarum suntik.

“Polwan tersebut takut dengan jarum suntik, bukan takut di vaksin Covid-19. Trauma itu justru menimbulkan kesalahpahaman di lingkungan masyarakat, ini yang perlu diluruskan,” terang Kapolres Bangkalan.

Senada, Polwan Kebanggaan Polres Bangkalan Bripka Vicky Hartinanda Muin juga menghimbau kepada masyarakat jika Vaksin Covid-19 yang saat ini sedang berlangsung dijamin Aman dan Halal.

“Vaksin ini telah teruji, baik dari BPOM dan MUI. Jadi, masyarakat tidak perlu ragu, apalagi takut. Dan yang terpenting adalah jangan mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial, yang belum jelas sumbernya,” pesan Bripka Vicky Hartinanda Muin.

Diutarakannya, jika Vaksin Covid-19 ini sebagai stimulus untuk memperkuat sistem imun tubuh supaya tidak mudah terserang oleh virus atau wabah penyakit. “Suntik vaksin itu seperti di gigit semut, nggak sakit kok,” ucapnya.

Pasca vaksinasi, Polwan yang menerima penghargaan dari Kapolda Jatim itu meminta agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3 M, yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak serta Mencuci Tangan.

“Hindari kerumunan disetiap melakukan aktivitas sehari-hari. Karena itu semua ikhtiar kita semua dalam memerangi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” pungkas Bripka Vicky Hartinanda Muin. ( Hakim )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1

About us

Leverage agile frameworks to provide a robust synopsis for high level overviews. Iterative approaches to corporate strategy foster collaborative thinking to further the overall value proposition. Organically grow the holistic world view of disruptive innovation via workplace diversity and empowerment.


CONTACT US

CALL US ANYTIME


Lewat ke baris perkakas